Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Kunjungan KSP Jadikan FajarPaper Contoh Sektor Industri Dalam Penerapan Ekonomi Sirkuler
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Bisnis > Kunjungan KSP Jadikan FajarPaper Contoh Sektor Industri Dalam Penerapan Ekonomi Sirkuler

Kunjungan KSP Jadikan FajarPaper Contoh Sektor Industri Dalam Penerapan Ekonomi Sirkuler

admin Published 11/08/2022
Share
3 Min Read
Kunjungan verifikasi lapangan dari Kantor Staf Presiden di Fajar Surya Wisesa.
Kunjungan verifikasi lapangan dari Kantor Staf Presiden di Fajar Surya Wisesa.

Fakta Bekasi, CIKARANG BARAT— PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia, pada pertengahan Juli 2022 mendapatkan kunjungan verifikasi lapangan dari Kantor Staf Presiden (KSP), yang saat ini sedang terus berupaya mendorong penerapan ekonomi sirkuler pada sektor industri di Indonesia, Senin (8/8/2022).

Kunjungan tersebut dihadiri juga oleh jajaran Pusat Industri Hijau, Kementerian Perindustrian yang menilai PT Fajar Surya Wisesa di Cikarang, Kabupaten Bekasi merupakan percontohan penerapan ekonomi sirkuler yang mengolah 100% bahan baku dari bahan recycle dan memproduksi kertas kemasan (packaging) untuk perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dan kurang lebih 20 negara tujuan ekspor.

“kostumer produk saat ini tidak hanya melihat dari kualitas produk, namun juga melihat dari aspek lingkungan. Sehingga pelaksanaan ekonomi sirkuler sudah menjadi keharusan supaya perusahaan terus terdepan dalam persaingan industri,” kata, Direktur PT Fajar Surya Wisesa, Yustinus Kusumah.

Sementara, Tenaga Ahli Utama KSP Agung Krisdiyanto menyampaikan, ekonomi sirkuler merupakan salah satu pilar kunci dalam kampanye green economy dan sustainable development disamping transisi energi dimana dunia dihadapkan pada masalah keterbatasan sumber daya primer baik berupa air, energi dan bahan baku.

“Dengan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle and Recovery) ekonomi sirkuler merupakan jawaban dunia industri untuk Green Economy, Sustainable Development Goal, dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup,” jelas dia.

Andriati Cahyaningsih, Perwakilan dari Pusat Industri Hijau Kemenperin juga menambahkan. “Ekonomi sirkuler diharapkan makin banyak diterapkan oleh seluruh industri di Indonesia karena prinsip efisiensinya tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan namun juga daya saing industrinya sendiri. Salah satu fokus utama dari ekonomi sirkuler yang terus didorong adalah peningkatan nilai tambah dari bahan baku daur ulang (BBDU),” terang Andriati Cahyaningsih.

PT Fajar Surya Wisesa sendiri telah menerapkan beberapa teknologi selain dari pemanfaatan 100% limbah kertas sebagai bahan baku daur ulang (BBDU). Untuk pemisahan limbah kertas sebagai bahan baku pun menggunakan teknologi drum pulper untuk memisahkan kontaminan. Teknologi lain yang juga digunakan untuk pemanfaatan by product diantaranya teknologi insenerasi limbah dan pengolahan limbah cair yang by product-nya digunakan untuk pembangkitan listrik, hingga pusat recycle dari kontaminan untuk produksi bijih plastik. (FB)

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 11/08/2022
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Kohler Buka Fasilitas Manufaktur Pertamanya di Indonesia
Next Article Bamsoet Resmi Buka Meikarta Autofest 2022

Paling Banyak Dibaca

Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?