Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Aher Peringati HAD di Situ Abidin
Share
Sign In
Notification
Latest News
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan
Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati
Pemerintahan
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Aher Peringati HAD di Situ Abidin

Aher Peringati HAD di Situ Abidin

admin Published 22/03/2018
Share
2 Min Read

Faktabekasi.com, BOJONGMANGU– Peringati Hari Air Dunia (HAD) ke 26 tingkat provinsi, digelar di Situ Abidin di Kp. Bedeng, Desa Karang Mulya, Kecamatan Bojongmangu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan penanaman 1500 bibit pohon dan penaburan 500 ribu bibit ikan di Stu Abidin, Kamis 22/3.

Dalam acara tersebut Ahmad Heryawan menanam pohon di antaranya, Pohon Tanjung, Vilusium, Sawo Kecik, Glodokan Tiang, Ketapang, Pulai, Sawo Landa, Lengsir, Damar, Gadog, Ketapang Kencana, Kesambi, Nagasari, Kepel Kayu Manis, Menteng dan Kupa.

“Penanaman sebagai upaya untuk menjaga agar kita disaat musim hujam debit air tinggi tidak terjadi banjir, karena ada hutan atau pohon yang melindungi, saat musim kemarau tidak kekeringan karena air berejalan normal,” kata dia.

Heryawan menyatakan, kondisi air di Jawa Barat harus mendapat perhatian serius. Meski memiliki banyak sungai yang mengaliri seluruh wilayah, anehnya, Jabar selalu kesulitan memeroleh air bersih. Perilaku manusia menjadi salah satu penyebab rusaknya kualitas air.

“Air itu punya hak untuk tidak dikotori dan kita punya kewajiba untuk tidak mengotori air, hingga aliran air dari mulai hulu, tengah hingga hilir semuanya bersih. Namun, realitanya, pembuangan ke sungai luar biasa dahsyatnya, dan manusia tidak merasa berdosa telah mengotori sungai,” kata Heryawan.

Dikatakan dia, saat ini masyarakat yang mengonsumsi air bersih hanya berkisar sekitar 73 persen. Kondisi itu yang memicu tingginya angka penyakit yang diderita masyarakat akibat air kotor.

“Hari ini baru 73 persen masyarakat mengonsumsi dan megakses air bersih, sisanya huallah hu alam. Akibatnya, angka kesakitan yang masuk puskemas dan rumah sakit gara-gara air kotor itu masih amat sangat tinggi,” tandasnya. (fb)

You Might Also Like

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah

admin 22/03/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article DPP IWO Jajaki Kerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan
Next Article Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Kredit Macet BTN Cikarang

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
LPCK Perbarui Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, Perkuat Momentum Pertumbuhan Properti
Bisnis 12/05/2026
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan 18/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?