Jumat , 22 Januari 2021
Foto rekaman CCTV Hotel Batiqa Jababeka. Tamu melakukan pengeroyokan terhadap salah satu staf Hotel Batiqa Jababeka.

Dua Staf Batiqa Hotel Jababeka Dikeroyok 7 Tamu Dalam Kondisi Mabuk, Ini Penyebabnya

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG SELATAN–Terjadi penyerangan di Batiqa Hotel Jababeka oleh tujuh orang tamu yang menimpa dua staff Batiqa Hotel Jababeka yaitu Fauzi selaku Staff Front Office dan juga Antonius Heru selaku Executive Chef yang pada hari itu tengah bertugas sebagai MOD (Manager On Duty).

Kronologi kejadian ini berawal ketika delapan orang tamu datang ke Batiqa Hotel Jababeka pada sekitar pukul 02.00 pagi tanggal 3 Januari 2021, yaitu tujuh pria dan satu wanita yang saat itu datang dalam keadaan mabuk.

Pada saat itu, mereka memesan salah satu kamar untuk mengistirahatkan si tamu wanita. Tak berapa lama kemudian, ketujuh tamu pria tersebut datang ke konter Front Office dan menyampaikan bahwa mereka ingin mengorder minuman dari Fresqa Bistro, kemudian dijelaskan oleh Staff FO kami, Fauzi bahwa restoran kami sudah tutup, karena jam operasional restoran dalam masa pandemi adalah jam 11 malam.

Namun ketujuh tamu tersebut bersih keras untuk memesan minuman dari restoran, maka dari itu Security Hotel yang sedang bertugas segera menghubungi Heru yang sedang ditugaskan sebagai MOD hari itu melalui whatsapp.

Saat itu juga Heru bergegas turun untuk menghandle permintaan ketujuh tamu tersebut. Kemudian Heru menjelaskan kepada tujuh tamu tersebut bahwa mereka sudah tidak dapat memesan lagi dari Fresqa Bistro karena sudah diluar jam operasional.

Namun mereka tetap bersih keras ingin
konsum di area restoran. Lalu mereka meminta agar disediakan saja tempat untuk mereka minum dan minumannya mereka akan beli dari luar. Akhirnya Heru meminta waktu sebentar ke kantornya (yang berada dibalik konter FO) untuk menghubungi General Manager Batiqa Hotel Jababeka, Gustaf Adolf.

Namun, selang 3 menit, mereka meminta Heru keluar dan memaksa masuk ke kantor, tapi tidak berhasil karena dihalangi oleh Fauzi. Namun, saat hendak mengahalangi mereka masuk, Fauzi dipukuli oleh mereka.

Tak lama kemudian Heru keluar dari kantor, salah satu dari ketujuh pria tersebut menarik
kerah bajunya sampai robek menuju ke area Game Corner, kemudian Heru didorong, dipukuli, ditendang dengan sadis sampai Heru terjatuh. Tanpa ampun, para pelaku secara bergantian mengeroyok Heru yang pada saat itu tidak memberikan perlawanan.

Kemudian Heru diminta untuk pulang oleh
mereka, pada saat berjalan menuju area luar hotel, mereka tetap memukul, dan menendang Heru. Pelaku mengklaim bahwa salah satu dari anggota mereka adalah Korem dan Polres. Saat telah sampai di area luar hotel merekapun melanjutkan aksi pengeroyokan terhadap Heru dan juga Fauzi.

Terdapat dua anggota polisi berseragam datang karena dihubungi oleh para pelaku untuk membawa Heru ke polisi dengan tuduhan atas perilaku tidak sopan, kemudian datang juga security kawasan Jababeka, namun tidak ada satupun dari mereka yang menghentikan pengeroyokan tersebut.

Kejadian ini berlangsung dari Pukul 02.25 sampai dengan 03.30 pagi, saat ini kedua korban, Heru dan Fauzi mengalami luka-luka dan lebam akibat pengeroyokan, dan sedang melakukan Visum di hosanna Medica Hospital yang nantinya kasus ini akan diproses untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail