Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Pekerja Meikarta Asal Cina Diduga Melakukan Pelecehan
Share
Sign In
Notification
Latest News
SC Musda XV KNPI Kab. Bekasi Umumkan Taufan Arief Alamsyah Lolos Verifikasi Bakal Calon Ketua Periode 2026-2029
Pemerintahan
Lepas 1.300 Kontingen ke Porprov XV Jabar, Kabupaten Bekasi Bidik Posisi Tiga Besar
Olahraga
LSM KOMPI Laporkan PT Pupuk Kujang Ke Kejari Karawang
Pemerintahan
Hari Terakhir Pengambilan Formulir Bacalon Ketua KNPI Kab. Bekasi, Panitia Imbau Pemuda Terbaik Segera Ambil Peran
Pemerintahan
BPK RI Temukan 17 Kasus PT Pupuk Kujang Yang Belum Diselesaikan
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Bisnis > Pekerja Meikarta Asal Cina Diduga Melakukan Pelecehan

Pekerja Meikarta Asal Cina Diduga Melakukan Pelecehan

admin Published 22/07/2020
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Warga Negara Asal (WNA) asal Cina yang bekerja di proyek pembangunan Mega Proyek Meikarta, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan diduga melakukan aksi pelcehan terhadap karyawati salah Sub-kontraktor yang bekerjasama di proyek tersebut.

Diketahui kejadian pada hari Jum’at (17/7/2020) dari video yang didapatkan Fakta Bekasi terlihat seseorang pekerja asal Cina berinisial (Shi) yang bertugas sebagai Pengawas dari PT. PDA Sub-kontraktor dari PT. CSCEC sedang di interograsi karena diduga telah melecehkan wanita bernama Lutfa (23) karyawati dari Subkontraktor PT. SKB.

Kepala Pemborong dari Subkontraktor PT. SKB Nendi mengatakan, awalnya dari laporan kayawati bahwasanya dia (Lutfa) dipaksa harus datang kekantor PT.PDA malam itu juga untuk datang kekantor PT.PDA ada hal ingin di bahas.

“Awalnya saya dapat aduan dari Lutfa yang mengaku dihubungi terus-menerus oleh Mr. Shi yang dipaksa harus mendatangi kantornya, padahal dalam hubungan kerja pihak kami tidak ada sangkut-pautnya dengan kerjaan mereka, ini yang menjadi dugaan kami dari awal,” kata dia, Rabu (22/7/2020) saat dimintai keterangan.

Setelah ditelusuri, masih kata Nendi adanya didugaan pelecehan saat Lutfa menunjukan percakapan lewat aplikasi penerjemah, dalam percakapan tersebut Lutfa diminta untuk menemani Mr. Shi minum-minum.

“Ada percakapan di aplikasi penerjah bahwa si Mr. Shi ini memaksa Lutfa untuk menemani minum-minum di kantornya,” jalsanya.

Sementara itu, Lutfa mengatakan bahwa Mr. Shi sempat mendatanginya pada hari Kamis (16/7) di tempat dia bekerja di Tower 52, B10 lantai 26, Mr. Shi ditemani pekerjanya mengajak ngobrol dengan tangannya sambil mengelus-elus pundaknya.

“Sempat mendatangi ke tempat saya bekerja dan memaksa minta nomor hp saya, saya sempat menolak tapi dia terus memaksa dengan tidak sopan meraba-raba badan saya,  sudah saya bentak-bentak tapi tetap dia malah memaksa saya untuk memberikan nomor hpnya,” terangnya.

Perlu diketahui atas peristiwa tersebut pihak pemborong dari PT. SKB sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. Hingga kini masih menunggu panggilan tersebut.

Sementara itu, pihak Meikarta belum bersedia meberikan keterangan, pihaknya akan mencari tau dari Sub-kontraktor tersebut. (red)

You Might Also Like

Rayakan HUT Ke-70, Danamon Festival Hadirkan Berbagai Hiburan dan Promo Menarik

Lippoland Hadirkan OAZE, Ekosistem Kehidupan Modern Baru di Cikarang

Perkuat Cikarang Sebagai Kota Modern, Lippoland Hadirkan Oaze Lakeside Homes

LPCK Perbarui Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, Perkuat Momentum Pertumbuhan Properti

Hormati Proses Hukum, Ahmad Dedi Bantah Lari karena Dugaan Terlibat Suap

admin 22/07/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pemkab Bekasi Komitmen Pertahankan Lahan Pertanian 48.000 Hektar
Next Article Pemkab Bekasi dan Kejari Jalin Kerjasama Hukum Perdata  dan TUN

Paling Banyak Dibaca

Mau Mutasi? Fortala Ingatkan Lima Kepala OPD Bermasalah
Pemerintahan 08/10/2026
Perkuat Soliditas dan Transformasi Digital, KOTI Mahatidana PP Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Bulanan dan Santunan Yatim
Pemerintahan 11/10/2026
FORTALA Minta Plt. Bupati Bekasi Tuntaskan Amanat Perda TJSLP Sebelum Buat Inovasi CSR
Pemerintahan 17/10/2026
DPRD Kabupaten Bekasi Siapkan Usulan Pengangkatan Bupati Bekasi Definitif
Pemerintahan 16/10/2026
Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan
Pemerintahan 15/10/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?