Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: WC Sultan, Bupati Panik
Share
Sign In
Notification
Latest News
Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar
Olahraga Pemerintahan
Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi
Pemerintahan
PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Pemerintahan
PSSI Kab. Bekasi Kick-Off Liga Jabar Istimewa U-10 di Stadion Mini Cikarang
Olahraga
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > WC Sultan, Bupati Panik

WC Sultan, Bupati Panik

admin Published 17/03/2021
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT- Terkait permasalahan tekhnis kegiatan pembuatan WC sultan senilai hampir Rp200 juta yang viral beberapa waktu lalu di Kabupaten Bekasi, dan kini sudah dalam pantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), GP Ansor Kabupaten Bekasi menilai ada kepanikan yang jelas terlihat pada Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Ketua GP Ansor Kabupaten Bekasi Ahmad Tetuqo Taqiyuddin mengatakan, kasus wc sultan membuat kepanikan bupati, sehingga roda pemerintahan saat ini terkesan berjalan lambat dan terkesan tidak ada sosok pemangku kebijakan yang dapat mengelola pemerintahan daerah dengan baik.

“Kasus wc kan sudah diperiksa KPK, beberapa pejabat kepala dinas dan PPK dalam kegiatan wc sultan sudah diperiksa. Tentu saja ranah KPK bukan untuk sekelas kepala dinas atau PPK, tapi kepala daerah dan oknum anggota DPRD yang sangat mungkin terlibat,” ungkap pria yang lebih akrab disapa Ated ini.

Bahkan diketahui, kata Atet, wc sultan ini sudah direncanakan pada 2018 lalu namun tidak dilaksanakan karena beberapa alasan. Sampai akhirnya, pada APBD Perubahan 2020, mengatasnakan adaptasi hidup baru menghadapi tatap muka di sekolah, Pemkab Bekasi nekat merealisasikan wc sultan.

“Sejauh ini tidak ada proyek fisik dengan anggaran besar direalisasikan di APBD Perubahan. Hanya wc sultan ini yang nekat direalisasikan. Padahal urgensinya tidak ada. Kami melihat kegiatan ini merupakan pesanan bupati, itu sebabnya dia (bupati) panik,” terangnya.

Ditambahkan, kepanikan bupati semakin terlihat dengan lambatnya sistem pemerintahan yang ada saat ini. Penyerapan anggaran yang kecil tahun lalu ditambah banyaknya utang pekerjaan yang belum dibayarkan dan saat ini APBD pun belum disahkan.

“Saat ini bupati lebih terlihat menyelamatkan diri mencari alibi dibanding mengurus roda pemerintahan. Semuanya berjalan lambat dan carut marut,” ujarnya.

Atet menilai, bupati receh dan bupati aji mumpung kini tersemat di Eka Supria Atmaja. Hal ini didasari karena Eka lebih sibuk menimbun pundi kekayaan pribadi dibanding memperbaiki kesalahan bupati sebelumnya. Bahkan dari pekerjaan, Eka belum menunjukkan hasil kerjanya yang signifikan.

“Semua programnya (bupati) hanya kepentingan pribadi dan golongan. Dua kali tambah baik dalam slogannya jelas hanya slogan tanpa hasil,” kritiknya. (mot)

You Might Also Like

Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi

PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi

Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

admin 17/03/2021
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dede Yusuf Tidak Mendengar Kader Kabupaten Bekasi Ke Deli Serdang 
Next Article Keluarkan Maklumat, Demokrat Jabar Acam Pidanakan Pengguna Atribut Ilegal

Paling Banyak Dibaca

Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Raih PROPER Keenam Kalinya PT Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER
Bisnis 09/04/2026
Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif
Bisnis 13/04/2026
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan 15/04/2026
Aset Kendaraan NPCI Digadai
Pemerintahan 14/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?