Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Legislatif Atau Birokrat yang Cocok Jadi Wabup Bekasi, Ini Tanggapan Netizen
Share
Sign In
Notification
Latest News
Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors
Pemerintahan
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan
Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati
Pemerintahan
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Legislatif Atau Birokrat yang Cocok Jadi Wabup Bekasi, Ini Tanggapan Netizen

Legislatif Atau Birokrat yang Cocok Jadi Wabup Bekasi, Ini Tanggapan Netizen

admin Published 14/12/2018
Share
4 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT— Setelah Eka Supria Atmaja resmi diangkat sebagai Plt Bupati, menggantikan posisi Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus suap Meikarta, secara otomatis jabatan Wakil Bupati Bekasi mengalami kekosongan.

Selanjutnya kekosongan jabatan Wakil Bupati menjadi rebutan pihak-pihak tertentu termasuk legislatif dan birokrat. Atas kekosongan tersebut menjadi perbincangan termasuk di media sosial, salah satunya akun Facebook milik MochamadRisansyah yang memuat status pertanyaan mengenai siapa yang cocok menggantikan Eka Supria Atmaja.

“Menurut teman-teman, dari kalangan mana Cawabup Bekasi yang cocok mendampingi Eka Supria Atmaja? Partai atau birokrat?,” tanya dia.

Didalam kolom komentar akun milik SaladinPadanta Rangkuti menjawab. “Itu haknya partai golkar karena maju dalam pilkada tanpa koalisi mau jadi wakil ya dari golkar Muhtada Sobirin yg pas mudadan bersih,” jawabnya.

Sementara itu akun BudhieSoenarso mengatakan. “Bupati dan Wakil Bupati Itu Jabatan Politik Jadimau tidak mau pastinya diwakili oleh perwakilan dari Partai. Makanya diposisi Sekda lah diduduki perwakilan dari Birokrat Yg Senior…Yang harapannya bisa memberi input penyeimbang sebuah kebijakan,” ujarnya.

Berbeda komentar, akun milik Dewa Kumbara lebih milih dari birokrat yang cocok untuk mengisi jabatan Wakil Bupati.

“Saya berharap dari birokrat yang mungkin sudah menguasai dan berpengalaman di pemerintahan. Yg bisa mendampingi kinerja PLT bupati,” kata dia.

Sedangkan akun milik Ketua LSM SNIPER INDONESIA GunawanBani Kundang Lebih mendetailkan  aturan dan mekanisme dalam pengisian kekosongan Wakil Bupati.

Sebelum memberikan pendapat, terlebih dahulu ijinkan sayamenyampaikan aturan dan mekanisme tentang pengisian kekosongan jabatan Wabup Bekasi diatur dalam Pasal 176 UU 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah

Pasal 176 

(1) Dalam hal Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan, pengisian Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Wali kota dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Propinsi atau DPRD Kabupaten/Kota berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung.

(2) Parati Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota kepada DPRD melalui Gubernur, Bupati, atau Walikota, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

“Jadi, yang cocok mendampingi Eka Supria Atmaja menurut pendapat saya adalah dari kalangan Birokrat yang berkompeten agar terciptanya check and balancing jalannya roda pemerintahan. Itupun dikembalikan lagi ke kehendak gabungan Partai Politik pengusung dalam mengusulkan calon, apakah dari kalangan birokrat ataukah dari kalangan partai politik?,” kata dia.

Sementara itu DediJuneska membalas. “betul kang..jika memilih sesama politisi khawatir tidak bisa menjadi pengarah terhadap bkrokrat yg akan di pimpin nya..kecuali yang bersangkutan punya latar belakang pernah menjadi Wabup dengan masa jabatan5 tahun…kalau memilih calon dari Birokrat pasti akan banyak keuntungannya dimana jam terbang selama menjadi ASN pastinya sudah di kuasai d luar kepala,”ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, akun milik Wakil Ketua DPD GolkarKabupaten Bekasi Budiarta Budi membalas kometar DediJuneska.

“itu kan menurut bang dejun tapi jangan lupa pak haji eka supriatmaja (Plt. Bupati Bekasi) juga punya pengalaman jam terbang yang panjang sebagai pemimpin dari kepala desa, ketua dprd hingga wakil bupati jadi tidak usah khawatir berlebihan, buat kami sih siapa pun nanti wakil bupati nya darimana pun latar belakang nya yang penting bisa bekerjasama dengan membantu pakhaji eka membawa kemajuan buat kabupaten bekasi,” terangnya. (FB)

Berita Terkait: 

Golkar Bantah Empat Nama Bakal Dampingi Eka

Budiarta Siap Maju Bursa Cawabup

You Might Also Like

Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

admin 14/12/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article KLB Askab Bekasi Belum Juga Digelar, Kenapa?
Next Article Mancing Bersama, Dinas Pariwisata Tebar 1 Ton Ikan 

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan 18/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Pemerintahan 14/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?