Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Bupati Bekasi Ikuti Musrenbang Jabar 2020 Via Video Conference
Share
Sign In
Notification
Latest News
Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors
Pemerintahan
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan
Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati
Pemerintahan
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Bupati Bekasi Ikuti Musrenbang Jabar 2020 Via Video Conference

Bupati Bekasi Ikuti Musrenbang Jabar 2020 Via Video Conference

admin Published 22/04/2020
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi,CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengikuti pelaksanaan Musrenbang Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 yang dilaksanakan secara Virtual melalui Video Conference, didampingi jajaran perangkat daerah lainnya. Bupati mengikuti acara yang berlangsung sejak Rabu (22/4/2020), yang bertempat di Command Center, Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai perwakilan pemerintah pusat, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, dan Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja.

Selain itu, juga hadir Menteri Pariwisata RI Wishnutama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN RI/Bappenas) Suharso Monoarfa, Anggota-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, Bupati dan Walikota se-Jawa Barat, Anggota DPRD Se-Jawa Barat, dan kepala instansi vertikal lainnya se-Jawa Barat.

Tema dari Musrenbang Jabar tahun ini yaitu Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Sistem Kesehatan Daerah. Hal ini berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Jawa Barat dan langkah-langkah pemulihan yang akan diambil pemerintah provinsi pasca wabah Corona di pertengahan sampai akhir tahun nanti.

Menanggapi tema tersebut, Bupati Eka mengatakan bahwa sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berusaha untuk menjalankan pelayanan publik, dengan upaya penanganan dan pemulihan warga dan petugas kesehatan yang terkena dampak Corona.

“Kita masih terus melakukan upaya-upaya agar pelayanan masyarakat terus berjalan, baik dari segi pelayanan publik dengan membangun Mal Pelayanan Publik yang sedang berlangsung, maupun pelayanan kesehatan dengan terus mengakomodir kebutuhan pasien dan tenaga medisnya,” katanya.

Mewakili Jawa Barat, Gubernur Ridwan Kamil mengatakan berbagai daerah Jawa Barat telah melakukan PSBB dan tes masif di sejumlah daerah, hanya saja terkendala jumlah alat tes Corona yang tidak sebanding dengan banyaknya masyarakat yang harus diuji. Disamping itu, Ridwan mengungkapkan Jawa Barat menganggarkan Rp 10,8 Triliun untuk penanganan Covid-19 di Jawa Barat.

“Nilai tersebut lebih tinggi dari DKI Jakarta jika dilihat dari skala APBD masing-masing daerah. Kami juga ingin menyampaikan bahwa presentase jumlah pasien Covid yang sembuh di Jawa Barat lebih tinggi daripada yang meninggal,” katanya. Ia menekankan, bahwa kepatuhan warga akan PSBB menjadi kunci kesuksesan pengentasan Covid-19 di Jawa Barat.

Diketahui bahwa status Covid-19 di Kabupaten Bekasi per 22 April 2020 pukul 08.00 pada website pikokabsi.bekasikab.go.id, yakni Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2233 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 631 orang, pasien positif sebanyak 63 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 320 orang, dan Orang Pelaku Perjalanan (OPP) sebanyak 5 orang. (FB)

You Might Also Like

Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

admin 22/04/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article BPPH PP Kabupaten Bekasi Bagikan Ribuan Masker Gratis
Next Article Pemkab Bekasi Terima Bantuan APD dari Gereja Bethel Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan 18/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Pemerintahan 14/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?