Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: DPRD Sahkan Perda Penyertaan Modal, PDAM Tirta Baghasasi Diguyur 197 M
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > DPRD Sahkan Perda Penyertaan Modal, PDAM Tirta Baghasasi Diguyur 197 M

DPRD Sahkan Perda Penyertaan Modal, PDAM Tirta Baghasasi Diguyur 197 M

admin Published 24/10/2018
Share
2 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT -DPRD Kabupaten Bekasi mengesah Peraturan Daerah (Perda) penyertaan modal tentang Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Baghasasi. Melalui sidang paripurna, Rabu (24/10).

Dari pembahasan Perda tersebut. Penyertaan yang diajukan sebesar Tahun Anggaran Perubahan 2018 besaran nilai untuk penyertaan modal, sebesar Rp 250.000.000.000,-. Yang dialokasikan untuk program peningkatan sarana dan prasarana SPAM.

Sedangkan pada tahun anggaran 2019 besaran nilai penambahan penyertaan modal sebesar Rp. 204.673.000.000,-.

Ketua Pansus 29 DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno mengtakan bahwa usulan permohonan awal yang diajukan terkait penyertaan modal kepada PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi yang bersumber pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 sampai dengan tahun Anggaran 2022 adalah sebesar Rp. 906.237.325.000,-

Namun demikian, setelah konsultasi dan kunjungan kerja ke berbagai tempat, didapatkan data perhitungan kebutuhan air bersih untuk satu jiwa penduduk besaran kebutuhan sarana pra sarana sampai air bersih sampai bisa dinikmati adalah sebesar Rp. 8.000.000,- s.d Rp. 10.000.000,- per/jiwa.

“Sehingga jika asumsi kebutuhan anggaran penyediaan air bersih untuk misalkan Rp.3 juta penduduk Kabupaten Bekasi agar tercukupi air bersih, maka perhitungannya dibutuhkan anggaran kurang lebih sebesar 2,4 Triliun,” ujarnya usai Rapat Paripurna.

Menurutnya, kewajiban penyediaan air bersih merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah, sehingga harus disesuaikan juga dengan kemampuan keuangan daerah.

“Atas pengajuan permohonan penyertaan Modal yang sudah disampaikan Pemerintah Daerah yaitu sebesar Rp.906.237.325.000,-. Maka Pansus 29 DPRD Kabupaten Bekasi belum bisa menyetujui seluruhnya, dimana terdapat pertimbangan terkait kemampuan keuangan daerah, dan juga kita dapat berikan  dan setujui untuk skala prioritas terlebih dahulu yaitu sebesar Rp 197.973.477.000,-” ujarnya.

Sambung Nyumarno, merincikan penggunaan angaran tersebut dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan. Diantaranya, Instalasi Pengelolaan IPA, Pembangunan IPA, Pembuatan Reservoir, dan Pembuatan Boosterpump) di wilayah Kabupaten Bekasi.

Selain itu, jaringan distribusi utama pengadaan dan pemasangan JDU serta pembuatan jembatan pipa dan Penguatnya, pembelian lahan untuk instalasi, pemasangan sambungan langganan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (FB)

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 24/10/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Kecamatan Bekasi Timur Gelar Deklarasi Damai Aman dan Sejuk Pemilu 2019
Next Article Dewan Pertanyakan Output Dari Penyelenggaran PRB

Paling Banyak Dibaca

Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?