Jumat , 15 Oktober 2021
Bendahara Fraksi Demokrat Kabupaten Bekasi, Angganita.

Fraksi Demokrat Sikapi Penanganan Banjir

Facebooktwittergoogle_plusmail

 87 pembaca

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi, memilih untuk fokus menyikapi kepada penanganan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Karena bencana banjir yang melanda Kabupaten Bekasi di bulan Februari 2021 lalu jauh lebih dasyat di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Sikap Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi saat ini kepada penanganan banjir. Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bekasi cukup dashyat, maka dari itu ini menjadi fokus untuk mengawal persoalan ini bisa di selesaikan,” ungkap Bendahara Fraksi Demokrat Angganita saat diwawancarai, Selasa (14/09/2021).

Menurut dia, yang juga sebagai anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi ini akan mendorong usulan untuk lebih di prioritaskan penanganan banjir. Bahkan sudah menggelar rapat dengan pihak BBWS agar melakukan normalisasi terhadap sungai dan kali yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Bahkan kami di Komisi III sudah rapat dengan BBWS dan pada tahun ini akan mengadakan normalisasi untuk kali yang ada di kabupaten Bekasi. Alhamdulillah kemarin juga sudah ada normalisasi diwilayah Tarumajaya dan hasilnya kemarin banjir sudah tidak terjadi lagi,” terang dia.

Angganita menambahkan penanganan banjir harus konperehensif, maka disini Fraksi Demokrat akan memperjuangkannya. “Wilayah Kabupaten Bekasi ini dilintasi sungai dan kali, maka harus dilakukan tindakan apakah itu melalui normalisasi atau melebarkan aliran airnya agar tidak ada lagi penyempitan yang menyebabkan aliran air terhambat,” jelas dia.

Bukan hanya itu kesadaran masyarakat membuang sembarang juga menjadi salah satu dampak terjadinya banjir. Maka dari itu dirinya meminta kepada masyarakat Kabupaten Bekasi agar jangan membuang sampah sembarangan.

“Kami juga meminta kepada masyarakat untuk kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan, karena pada prinsipnya banjir itu diakibatkan oleh sampah yang mengakibatkan sungai tidak bisa mengalir sehingga terjadi penyumbatan aliran air. Insyallah banjir tidak akan terjadi lagi bila kita menyadarkan hal-hal terkecil,” tegasnya. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail