Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Jalan Lingkar Sukatani Mendadak Jadi Kebun Pisang
Share
Sign In
Notification
Latest News
Anggota Dewan Turut Diperiksa dalam Kasus Korupsi Rp7,1 Miliar Hibah NPCI Kab. Bekasi
Hukum Olahraga
Audiensi Ditjen Intram di Kota Jababeka: Jababeka Berikan Gambaran Mobilitas Masyarakat dan Potensi Integrasi Transportasi
Bisnis
Jababeka Green Market: Pasar Modern Bersih Lengkapi Kota Mandiri Jababeka
Bisnis
Golkar Jabar Matangkan Strategi Data untuk Pemilu 2029
Politik
Jababeka Bizpark Phase 2 Siap Dibangun!! Proyek Sukses Jababeka di Tahun 2025
Bisnis
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Jalan Lingkar Sukatani Mendadak Jadi Kebun Pisang

Jalan Lingkar Sukatani Mendadak Jadi Kebun Pisang

admin Published 10/06/2018
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, SUKATANI-Puluhan warga Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani secara spontan Minggu (9/6) pagi tadi menanam puluhan batang pisang disepanjang jalan raya lingkar Sukatani dekat pasar bancong, hal itu dilakukan akibat mereka kesal sudah beberapa tahun ini kondisi jalan Utama Sukatani tersebut tidak pernah ada upaya perbaikan  secara serius hingga seolah ada pembiaran baik dari pihak Pemerintah Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani maupun Pemda Bekasi.

“Ini puncak kekesalan warga yang sudah beberapa mengajukan usulan, baik melalui musrembang Desa Sukadarma hingga tingkat Kabupaten Bekasi, sampai jalan rusak parah seperti ini terjadi pembiaran, dan seolah tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan secara permanen,” ujar salah satu tokoh Pemuda Desa Sukadarma, Aqil.

Lebih lanjut Ia berharap di jaman kepemimpinan Bupati Neneng Hasanah Yasin di dua periode kali ini bisa membuktikan janji kampanyenya untuk membangun infrastruktur jalan hingga ke pelosok kampung dan desa. Jangan hanya janji manis, tapi bisa di buktikan untuk segera ada upaya pembangunan jalan tersebut secara permanen sehingga bisa mempermudah akses jalan masyarakat.

“Harusnya Bupati Neneng malu dong akses jalan rusak seperti ini masih dibiarkan belum ada perbaikan oleh dinas terkait, jangan sampai warga melakukan aksi seperti ini karna kondisinya sudah parah dan sudah banyak korban pengendara sepeda motor sering jatuh disini,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Pengacara LBH LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi,Faisal Syukur didampingi oleh para pengurus LSM GMBI KSM Sukatani mengatakan, bahwa pihaknya ikut melakukan pendampingan masyarakat sebagai bentuk solidaritas dan prihatin atas kondisi jalan yang rusak tersebut, sehingga aksi warga tersebut bisa mendapatkan perhatian serius pihak Pemda Bekasi dan SKPD terkait.

“Kami ikut mendampingi masyarakat Desa Sukadarma sebagai sosial kontrol sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan ini, LSM GMBI dan masyarakat termasuk saya pribadi sebagai warga Desa Sukadarma merasa prihatin dengan kondisi jalan yang rusak, karena sudah banyak jatuh korban kecelakaan, bahkan informasinya sampai ada yang meninggal dunia,” terangnya.

Aksi spontan masyarakat dengan menanam pohon pisang tersebut bukan untuk mempermalukan Pemda Bekasi melainkan untuk memberikan pesan moral, agar mata dan hatinya Bupati Bekasi serta jajaran SKPD bisa tahu kondisi wilayah yang sebenarnya dan segera bisa merealisasikan aspirasi masyarakatnya dan menjadi prioritas dalam upaya memperbaiki fasilitas jalan yang sudah tidak layak tersebut.

“Kami (GMBI) nanti secara resmi akan melayangkat surat tuntutan kepada Bupati dan SKPD terkait persoalan ini, sehingga benar-benar menjadi pusat perhatian untuk segera ada upaya perbaikan yang serius, jangan sampai terjadi pembiaran yang mengakibatkan masyarakat dirugikan,” pungkasnya. (fb)

You Might Also Like

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M

Lippoland Melalui Maureno dan Lippo Cikarang Cosmopolis Hadirkan Program Cahaya Desa

Digitalisasi Jadi Langkah Strategis Kementerian ATR/BPN Atasi Konflik Pertanahan

Manfaatkan Sentuh Tanahku, Urus Sertipikat Tak Perlu Lagi Bolak-balik ke Kantor Pertanahan

Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria Jadi Akhir Perjuangan Menjaga Warisan Leluhur

admin 10/06/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Danrem 051/Wkt Lepas Rombongan Mudik, Ini Pesannya
Next Article CCAI Donasi Ribuan Sembako Untuk Warga Sekitar

Paling Banyak Dibaca

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M
Hukum Olahraga Pemerintahan 27/11/2025
Lantik 840 Pejabat Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Jabatan Itu Amanah, Gunakan Sebaik-baiknya
Pemerintahan 19/11/2025
Manfaatkan Sentuh Tanahku, Urus Sertipikat Tak Perlu Lagi Bolak-balik ke Kantor Pertanahan
Pemerintahan 19/11/2025
Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria Jadi Akhir Perjuangan Menjaga Warisan Leluhur
Pemerintahan 19/11/2025
Dua Tahun Beruntun Raih Top GPR Award, Kementerian ATR/BPN Buktikan Komunikasi Publik yang Berdampak
Pemerintahan 19/11/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?