Minggu , 15 September 2019
Pengamat Politik Kabupaten Bekasi Agung Warja.

Jika Adik Neneng Nyalon Wabup, Pengamat: Kemunduran Untuk Kabupaten Bekasi

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, TAMBUN UTARA – Kursi wakil bupati (wabup) tengah hangat diperbincangkan masyarakat Kabupaten Bekasi setelah penetapan Eka Supri Atmaja sebagai Bupati Bekasi. Sejumlah nama pun mencuat menjadi kandidat kuat penamping Eka.

Nama adik mantan Bupati Bekasi Novy Yasin pun menjadi salah satu kandidat kuat. Namun sayang, jalan anggota DPRD Kabupaten Bekasi tak mendapat restu masyarakat.

Pengamat Politik Kabupaten Bekasi Agung Warja mengatakan jika Novy Yasin benar dipilih oleh Golkar, maka jadi suatu kemunduran untuk Kabupaten Bekasi.

Novy Yasin diketahui merupakan adik Neneng Hasanah Yasin yang kini menjadi tahanan KPK lantaran kasus gratifikasi megaproyek Meikarta.

“Jika saat ini rakyat merasa terluka akibat adanya gratifikasi Meikarta, dan itu melibatkan Neneng. Maka mereka yang merekomendasikan Novy, adalah mereka yg tidak punya hati,” katanya.

Agung mengatakan jika Novy Yasin mengisi kursi Wabup menilai dinasti politik keluarga Yasin begitu kental di Kabupaten Bekasi.

“Ya, dinasti politik itu namanya,” paparnya.

Isu pencalonan Novy sebagai mendapat beragam komentar dari sejumlah warga Kabupaten Bekasi. Salah satunya Rizal asal Tambun. Ia berpendapat sebenarnya tak masalah jika Novy Yasin mendaftar jadi calon wakil bupati Bekasi.

“Tapi kita-kita, masyarakat, kan mungkin masih teringat kasus yang dilakukan kakaknya, kasus korupsi Meikarta. Itu sedikit-banyak pasti berpengaruh buat dia,” jelasnya.

Senada dengan Rizal, warga Sukatani bernama Idam pun berpendapat lebih baik Novy Yasin tidak mendaftar.

“Biar pun Novy gak terlibat kasus korupsi, tapi masyarakat masih terluka sama ulah kakanya, Bang. Jadi kalau daftar pun percuma saya rasa.”

Pada Oktober 2018, tak lama setelah Neneng ditangkap, Direktur Tiksa Institute Ahmad Jaelani sempat memprediksi dinasti politik yang dibangun Neneng tidak akan mendapat respons potifif dari masyarakat Kabupaten Bekasi.

Pada Pileg 2019, 6 anggota keluarga besar Neneng Yasin mengambil kesempatan itu, namun hanya 2 yang lolos, yakni suami Neneng Almaida Rosa Putra untuk DPRD Jawa Barat dan Novy Yasin untuk DPRD Kabupaten Bekasi.

Sedangkan adik ipar Neneng Muamar Gadafi, Rosianti Rosa Putri, mertua Saleh Manaf dan adik kandungya Tuty Yasin tidak terpilih. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail