Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Share
Sign In
Notification
Latest News
Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan
Ingin Masakan Khas Semarang, Cepetan Datang ke Sego Sambel Bunda
Kuliner
Banyak Kursi Kosong, Pelayanan Perumda TB Terganggu
Pemerintahan
Calon BPD dan Masyarakat Sumberjaya Pertanyakan Netralitas Panitia
Pemerintahan
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang

admin Published 22/05/2026
Share
2 Min Read
Puri Nirwana Waterpark

Cikarang Utara, Fakta Bekasi – SDN 02 Waluya, Cikarang Utara masih nekat mewajibkan seluruh siswanya untuk berenang (wisata air) di Puri Nirwana Waterpark. 1.144 siswa diwajibkan membayar Rp50 ribu untuk tiket masuk waterpark dan biaya transportasi. Padahal, renang tidak masuk dalam penambahan nilai siswa dan bersifat kegiatan yang tidak wajib diikuti.

Pihak sekolah melibatkan kordinator orangtua siswa untuk menarik biaya renang tersebut. Sehingga, sekolah dianggap tidak ikut dalam proses pungutan. Padahal, sisa kelebihan dari tiket dan transportasi diduga masuk kedalam kantong pribadi kepala sekolah dan guru olahraga.

Biaya tidak sampai disitu, orangtua yang mendampingi anaknya juga dipungut biaya Rp50 ribu. Dalih wisata air yang dibungkus dengan tema berenang ini juga tidak dilengkapi dengan bukti pembayaran. Diketahui, tiket masuk Puri Nirwana Waterpark untuk siswa sekolah (minimal 30 siswa) dikenakan Rp10 ribu per siswa dan biaya transportasi sewa bis Rp10 ribu.

Salah satu guru olahraga di sekolah dasar negeri mengaku heran dengan kegiatan main air. Biaya yang dikeluarkan juga sangat mahal, dan dipastikan membebani orangtua siswa. Selain itu, kegiatann berenang di tempatnya mengajar tidak ada kegiatan berenang, karena dianggap membebani orangtua.

“Sekolah saya sudah tidak ada berenang sejak 3 tahun terakhir. Karena kami mendengar keluhan orangtua dan sifatnya pun tidak wajib. Kalau wajib berenang, itu udh salah dan gak bener itu,” terangnya.

Sebelumnya, salah satu orangtua SDN 02 Waluya yang meminta namanya dirahasiakan menjelaskan, dalam satu tahun sekolah mewajibkan siswanya untuk berenang sebanyak dua kali. Sekali berenang, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp100 ribu (orangtua dan siswa). Para orangtua mengeluhkan kegiatan tersebut selain mahal, juga tidak mendapat nilai tambahan pada siswa.

Tidak hanya diwajibkan membayar uang untuk wisata air, para ortu juga diminta membeli baju batik dan baju olahraga sebesar Rp550 ribu. Biaya tersebut juga dianggap terlalu mahal dibandingkan sekolah lain yang biaya pembelian baju sekitar Rp300-350 ribu.

Sementara sampai saat ini, pihak sekolah maupun kepala bidang sekolah dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi belum memberikan komentar terkait banyaknya dugaan pungutan yang dilakukan pihak SDN 02 Waluya.

You Might Also Like

Banyak Kursi Kosong, Pelayanan Perumda TB Terganggu

Calon BPD dan Masyarakat Sumberjaya Pertanyakan Netralitas Panitia

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

admin 22/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Ingin Masakan Khas Semarang, Cepetan Datang ke Sego Sambel Bunda

Paling Banyak Dibaca

Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional
Pemerintahan 30/04/2026
Serahkan Ganti Kerugian Tol Cibitung – Cilincing, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Bekasi Pastikan Hak Warga Tersalurkan Dengan Aman
Pemerintahan 29/04/2026
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis 01/05/2026
PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Pemerintahan 03/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?