Fakta Bekasi, CIKARANG SELATAN – Forum Komunikasi Human Resources (FKHR) EJIP bersama Manajemen East Jakarta Industrial Park (EJIP) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mitra Industri Desa Sukaresmi menggelar rapat kerja perdana. Pertemuan strategis ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta memperkuat sinergi antara kawasan industri dengan lingkungan sekitar.
Pertemuan yang berlangsung kondusif tersebut memfokuskan kolaborasi pada empat program prioritas guna mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
4 Program Prioritas yang Disepakati:
1. Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU): Pemasangan di 15 titik strategis guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas warga di malam hari.
2. Pengelolaan Lingkungan: Pengadaan 200 unit tempat sampah sebagai upaya menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan tertata.
3. Pelatihan dan Vokasi: Pelaksanaan program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja lokal agar sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan industri.
4. Penyerapan Tenaga Kerja Lokal: Penetapan target minimal tiga orang warga lokal diserap oleh setiap perusahaan di kawasan EJIP. Momentum ini salah satunya didorong oleh PT Indonesia Epson Industry yang tahun ini membuka banyak lowongan kerja, sehingga dinilai menjadi saat yang tepat untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja dari Desa Sukaresmi.
Mekanisme Aspirasi “Satu Pintu” Via LPM
Selain menyepakati empat program di atas, rapat kerja ini juga memutuskan penerapan mekanisme “Satu Pintu” dalam penyampaian aspirasi masyarakat. Ke depan, seluruh usulan, kebutuhan, maupun aspirasi warga Desa Sukaresmi yang berkaitan dengan kemitraan industri akan dikoordinasikan secara terpusat melalui LPM Mitra Industri.
Juru Bicara LPM Mitra Industri, Arif Fauzan Rahman, menyampaikan harapannya agar FKHR EJIP bersama Manajemen EJIP dapat berperan aktif memfasilitasi penyerapan angkatan kerja lokal, khususnya dari Desa Sukaresmi.
“Kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, serta memberikan manfaat nyata bagi warga yang berada di sekitar kawasan industri,” ujar Arif.
Merespons hal tersebut, Ketua FKHR EJIP menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus membangun komunikasi serta kerja sama yang produktif dengan masyarakat melalui wadah LPM Mitra Industri.
Sebagai informasi, rapat kerja perdana ini dihadiri langsung oleh Manager External Relations EJIP, jajaran pengurus FKHR EJIP, serta seluruh pengurus LPM Mitra Industri Desa Sukaresmi.
Melalui pertemuan ini, seluruh pihak berharap dapat terbangun kemitraan yang semakin kokoh. Mengingat banyaknya pabrik yang beroperasi di wilayah Desa Sukaresmi, sudah saatnya kontribusi nyata mengalir secara optimal bagi masyarakat sekitar sebagai sektor yang paling terdampak oleh aktivitas industri, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi secara umum. (***)