Thursday , 25 April 2019
Sejumlah petugas Lapas Cikarang Tes urine usai ikuti sosialisasi bahaya narkoba.

Kembali Gelar Sosialisasi Narkoba, Petugas Lapas Cikarang di Tes Urine

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Berkerjasama dengan Satnarkoba Polres Metro Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang gelar sosialisasi bahaya Narkoba sekaligus melakukan tes Urine sejumlah petugas Lapas dan melakukan Inspeksi mendadak barang-barang milik narapidana, Senin (28/1/2019).

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta mengatakan, tujuan kegiatan ini bagian dari upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Lapas Cikarang.

Untuk tes urine yang dilakukan, Kadek menambahkan bila nantinya ada petugas yang menggunakan Narkoba, pihaknya akan melakukan tindakan tegas. “Kalau memang ada petugas yang terlibat dalam pengedaran narkoba sudah pasti akan kami pecat, kalau pemakai narkoba akan dilakukan penurunan pangkat,” bebernya.

Selain kegiatan ini, tambahnya, dalam keseharian terus dilakukan upaya untuk mengantisipasi peredaran narkoba.

“Kita terus mengingatkan, menguatkan sistem kita agar mengurangi potensi terutama sistem pengawasan barang, orang, pendekatan, pembinaan personal. Tapi tetap saja semua kembali ke dirinya masing-masing kalau wataknya udah tergiur akan mudah tergoda, kadang-kadang yang petugas terlibat susah untuk keluar. Namun kami terus berupaya agar Lapas Cikarang terhindar dari upaya pengedaran Narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (KBO) Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi, Ipda Tabah Prihatin mengatakan bahaya narkoba saat ini tidak mengenal status atau jabatan, tidak mengenal polisi maupun tantara, tidak mengenal status sosial maupun pendidikan, serta tidak mengenal usia muda maupun anak-anak. Semuannya terancam oleh bahaya narkotika.

Untuk itu, upaya sistematis perlu terus dilakukan dalam memerangi peredaran narkotika, yakni menyatukan pemahaman bahwa penggunaan narkotika hanya akan berdampak pada tiga hal yaitu, rumah sakit jiwa, pidana dan kuburan.

“Narkoba harus diketahui sekaligus dihindari. Kalau masyarakat sudah sadar, jangankan pakai beli, gratispun diberi kita tidak akan mau,” kata Ipda Tabah.

Dengan adanya sosialisasi ini, ia berharap wawasan petugas lapas bertambah terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, terbangunnya komitmen petugas dalam upaya pemberantasan, serta sinergi antara Sat Res Narkoba Polres Metro Bekasi dan petugas Pemasyarakatan dapat terjalan dengan baik.

Selain sosialisi bahaya penyalagunaan narkoba, dalam kesempatan itu para petugas Lapas juga dilakukan tes urine dan dilanjutkan dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) barang-barang terlarang milik narapidana untuk kemudian dimusnahkan. (FB)

Facebooktwittergoogle_plusmail