Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: KOMPI Duga Defisit Kas Daerah Karena Keserakahan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Meikarta Terus Bertumbuh, Serah Terima Unit Konsisten Dorong Kepercayaan Penghuni dan Investor
Bisnis
Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Semakin Cepat dan Informatif
Pemerintahan
Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan
Pemerintahan
Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria
Pemerintahan
Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > KOMPI Duga Defisit Kas Daerah Karena Keserakahan

KOMPI Duga Defisit Kas Daerah Karena Keserakahan

admin Published 30/04/2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT- Kas daerah Pemkab Bekasi mengalami defisit lantaran banyaknya pengeluaran belanja dibanding pendapatan di triwulan I tahun 2025. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sampai saat ini belum dibayarkan. Sementara proyek-proyek besar diawal tahun sudah dilaksanakan yang menelan anggaran hingga ratusan miliar. LSM Kompi menduga, ini terjadi karena keserakahan penjabat bupati Bekasi Dedy Supriyadi.

Ketua LSM KOMPI Ergat Bustomy Ali menjelaskan, selama puluhan tahun Kabupaten Bekasi belum pernah melaksanakan pekerjaan fisik hingga ratusan miliar diawal tahun apalagi di triwulan I. Baru tahun ini sejak Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi memimpin hingga pelantikan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, pekerjaan besar dilaksanakan pada awal tahun.

“Ini pertama kalinya proyek-proyek besar dilaksanakan pada Maret 2025, gak pernah ini terjadi. Kami menduga ini sengaja dipercepat dengan maksud dan tujuan tertentu, karena dampak negatif yang terjadi sangat luar biasa,” terang Ergat.

Ditambahkan, pendapatan dari pajak dan lainnya pada triwulan I masih sangat minim untuk membiayai proyek besar yang bernilai ratusan miliar. TPP sampai gaji PPPK yang sebelumnya sudah disiapkan harus digeser untuk membayar proyek besar yang pekerjaannya diduga sudah dipesan untuk dipercepat.

“Efek domino yang dihasilkan adalah tertundanya TPP pegawai pemda dan gaji PPPK yang belum dibayarkan. Belum lagi, saat ini tiap OPD harus menahan pencairan kegiatan karena kas daerah menipis. Kami menduga bahwa ini (pekerjaan proyek) sengaja dipercepat karena keserakahan,” katanya.

Salah satu ASN Pemkab Bekasi mengatakan, selama puluhan tahun mengabdi, baru tahun ini pekerjaan besar dilaksanakan pada awal tahun. Biasanya, pekerjaan besar dilaksanakan pada pertengahan tahun disesuaikan dengan kas daerah.

“Bukan baru tender di Maret, tapi pelaksanaan sudah di bulan Maret. Ini baru pertama kali saya alami selama puluhan tahun mengabdi disini. Ya sampai saat ini TPP belum cair juga, katanya kas daerah kosong,” ungkap ASN yang namanya minta dirahasiakan. (***)

You Might Also Like

Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Semakin Cepat dan Informatif

Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan

Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara

Raker Bersama Pansus DPR RI, Menteri Nusron Targetkan Kebijakan Satu Peta Rampung Lebih Cepat

admin 30/04/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Negara Hadir Lindungi Tanah Ulayat: Menteri ATR Serahkan Sertipikat untuk Masyarakat Adat di Sumbar
Next Article Redistribusi Tanah untuk Rakyat: Komitmen Menteri ATR di Harlah Nahdlatul Wathan

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
Kasus TuPer DPRD Kabupaten Bekasi: LSM Tuding Kejati Jabar Tebang Pilih, 2 Tersangka Cuma Tumbal Perkara
Pemerintahan 05/01/2026
WNA Diduga Perintahkan Puluhan Orang Rusak THM di Lippo Cikarang
Hukum 07/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?