Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Kunjungi Kabupaten Bekasi, Ini Pesan Prabowo Untuk Para Kadernya
Share
Sign In
Notification
Latest News
Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Semakin Cepat dan Informatif
Pemerintahan
Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan
Pemerintahan
Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria
Pemerintahan
Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Pemerintahan
Raker Bersama Pansus DPR RI, Menteri Nusron Targetkan Kebijakan Satu Peta Rampung Lebih Cepat
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Politik > Kunjungi Kabupaten Bekasi, Ini Pesan Prabowo Untuk Para Kadernya

Kunjungi Kabupaten Bekasi, Ini Pesan Prabowo Untuk Para Kadernya

admin Published 01/04/2018
Share
3 Min Read

faktabekasi.com, CIKARANG UTARA  – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung soal banyaknya kekayaan nasional yang mengalir ke luar negeri. Hal itu disampaikan Prabowo saat berorasi di depan ratusan kader dan simpatisan Partai Gerindra Kabupaten Bekasi di Hotel Holiday Inn Jababeka, Sabtu (31/03) sore.

Menurut Prabowo, banyaknya kekayaan nasional yang mengalir ke luar negeri ditandai dengan rendahnya cadangan Devisa Indonesia di tahun 2016 lalu yang hanya sebesar 105,9 milyar.

Angka itu jauh dibandingkan dengan cadangan Devisa negara asia lain seperti Thailand sebesar 182,6 milyar, Singapura sebesar 252,2 milyar, Korea Selatan 369,8 milyar, Taiwan 425,9 milyar dan RRC sebesar 3.305 milyar.

“Buktinya adalah cadangan devisa kita yang hanya 105,9 milyar. Thailand saja yang jumlahnya penduduknya sepertiga dari kita, jumlahnya bisa mencapai hampir dua kali lipat dari kita. Singapura yang penduduknya hanya se Kabupaten Bekasi saja, cadangan devisanya jauh dari kita padahal mereka nggak punya kelapa sawit, cokelat, sawah, kebun kopi, tembaga, migas, kok bisa jumlah lebih besar dari kita?” tanya Prabowo Heran.

Prabowo menilai hal itu terjadi tidak lain disebabkan karena selama ini eskpor yang dilakukan pemerintah Indonesia lebih banyak bahan mentah sehingga nilai tambah dari industri pengolahan yang menikmati adalah bangsa asing.

Selain itu, ketergantungan terhadap impor dan ketidakmampuan bangsa Indonesia untuk memproduksi barang-barang jadi menyebabkan keuntungan dinikmati negara lain, serta banyaknya perusahan-perusahaan asing dan pengusaha indonesia yang menyimpan keuntungan usaha di bank-bank luar negeri sehingga negara kita tidak memiliki tambahan modal untuk pembangunan.

“Menteri Keuangan sendiri yang mengaku, Rp 11 triliun lebih uang Indonesia menginap di luar negeri. Berarti Prabowo benar, dong,” kata dia.

Prabowo menyatakan bahwa imbas dari hal itu membuat masyarakat Indonesia hingga saat ini masih banyak yang kurang sejahtera meskipun Indonesia kaya akan Sumber Daya Alam dibandingkan dengan negara lain.

Apalagi berdasarkan data Bank Dunia, 26,9% atau 68 juta orang Indonesia tergolong miskin karena hidup di bawah standar dengan memiliki penghasilan dibawah 1,3 dolar AS atau sekitar Rp. 17.000 per hari.

Oleh karena itu, kata dia, maka perlu dilakukan pengelolaan Kekayaan sumber daya alam yang baik dan bijak, agar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat seperti yang tertuang dalam amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2 dan 3.

“Jadi kuncinya, kita harus menjaga kekayaan bangsa sendiri agar kekayaan itu bisa dinikmati oleh warga negara kita sendiri,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, ia pun mengintruksikan agar seluruh kader dan simpatisan Partai Gerindra yang hadir untuk memenangkan pasangan Sudrajat – Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018. Jika Pilgub Jabar bisa memperoleh hasil yang maksimal, Prabowo yakin Pilpres 2019 mendatang akan berjalan mulus dan peluang untuk memenangkan hajat demokrasi semakin lebar. (fb/ddk)

You Might Also Like

Golkar Jabar Matangkan Strategi Data untuk Pemilu 2029

HUT ke-61, Golkar Kabupaten Bekasi Ziarah ke Makam Pahlawan KH. Ma’mun Nawawi dan Santunan

DPD Golkar Kab. Bekasi Qurban 2 Ekor Sapi dan 1 Kambing di Area Bakal Kantor Barunya

Bukber DPC PDI Perjuangan Kab. Bekasi di Hadiri Rieke Diah Pitaloka

Selama Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Kab. Bekasi Mencatat Hasil Pengawasan, Pencegahan dan Dugaan Pelanggaran

admin 01/04/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Humas Pemkab Bekasi Kembali Raih Penghargaan
Next Article Puluhan Petani di Tiga Kecamatan Turun Bersihkan Sampah di Kali Cikarang

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
Kasus TuPer DPRD Kabupaten Bekasi: LSM Tuding Kejati Jabar Tebang Pilih, 2 Tersangka Cuma Tumbal Perkara
Pemerintahan 05/01/2026
WNA Diduga Perintahkan Puluhan Orang Rusak THM di Lippo Cikarang
Hukum 07/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?