Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Orang Tua Korban Pengroyokan SMKN 1 Cikbar Minta Polisi Bertindak Tegas
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aset Kendaraan NPCI Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Hukum > Orang Tua Korban Pengroyokan SMKN 1 Cikbar Minta Polisi Bertindak Tegas

Orang Tua Korban Pengroyokan SMKN 1 Cikbar Minta Polisi Bertindak Tegas

admin Published 19/09/2025
Share
2 Min Read
Orang tua korban, Indra Prahasta.

Fakta Bekasi, CIKARANG BARAT – Seorang siswa SMK di Kabupaten Bekasi berinisial AA (16) menjadi korban penganiayaan brutal oleh para seniornya di lingkungan sekolah SMK 1 Cikarang Barat. Peristiwa yang terjadi pada 2 September 2025 itu membuat korban mengalami patah tulang rahang hingga harus menjalani operasi dan pemasangan pen di RSUD.

Orang tua korban, Indra Prahasta (42), mengungkapkan bahwa pemukulan berawal dari alasan sepele. Putranya dipermasalahkan hanya karena berfoto dengan siswa dari jurusan lain.

“Alasannya konyol. Katanya kelas tiga tidak boleh foto-foto dengan jurusan lain. Hanya karena itu, anak saya dipukul bergantian oleh lebih dari sepuluh senior,” ujarnya.

Menurut Indra, para pelaku memukul korban secara bergantian di lapangan belakang sekolah. Satu orang bisa memukul hingga 10 kali, seluruh pukulan diarahkan ke rahang korban. “Kalau dihitung total lebih dari 100 kali pukulan, dan semua mengarah ke rahang hingga patah,” katanya.

Meski mengalami luka parah, korban sempat tetap masuk sekolah keesokan harinya karena takut mendapat intimidasi. “Tanggal 2 dipukuli, tanggal 3 masih masuk sekolah walaupun rahangnya patah. Dia bahkan beli es sendiri untuk mengompres rahangnya,” jelas Indra.

Kasus ini baru terungkap pada 3 September sore setelah keluarga mengetahui kondisi korban. Laporan resmi kemudian dibuat di Polsek Cikarang Barat pada 4 September 2025, setelah dilakukan visum dengan Nomor: B/ /842/IX/2025/SPK/RESKRIM/CIKBAR/RESTO BKS/PMJ.

Namun hingga saat ini, pihak kepolisian disebut baru sebatas melakukan pemanggilan. Sementara itu, pihak sekolah dinilai tidak menunjukkan kepedulian.

“Anak saya tujuh hari di rumah sakit dan sembilan hari di rumah, tapi tidak ada guru atau pihak sekolah yang datang menjenguk,” ungkap Indra.

Ia juga menegaskan belum ada perhatian dari pemerintah daerah. “Hanya sebatas pembicaraan soal pendampingan perlindungan anak, tapi tidak ada tindakan nyata,” ujarnya.

Indra menegaskan pihaknya hanya berharap proses hukum berjalan tegas dan transparan. “Kami minta keadilan. Pelaku harus bertanggung jawab secara hukum,” tegasnya. (***)

You Might Also Like

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

Aset Kendaraan NPCI Digadai

admin 19/09/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Wamen Ossy Bersama Menko AHY Serahkan Sertipikat Tanah untuk Rakyat di Bengkulu
Next Article Peraturan Perundangan Harus sebagai Prinsip, Pesan Wamen Ossy ke Jajaran Kanwil BPN Provinsi Bengkulu

Paling Banyak Dibaca

KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK
Pemerintahan 17/03/2026
Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?