Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Pejabat Eselon III Pemkab Bekasi Keluhkan Tidak Dapat Mobdin
Share
Sign In
Notification
Latest News
Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit
Pemerintahan
Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?
Pemerintahan
Serikat Pemuda Muslim Dukung Kapolri: Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat
Pemerintahan
Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?
Pemerintahan
Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Pejabat Eselon III Pemkab Bekasi Keluhkan Tidak Dapat Mobdin

Pejabat Eselon III Pemkab Bekasi Keluhkan Tidak Dapat Mobdin

admin Published 07/01/2018
Share
2 Min Read

FAKTABEKASI.COM- Sejumlah pejabat Eselon III  Pemerintahan Kabupaten Bekasi, yang bekerja di Komplek Pemerintahan, saat ini tidak memiliki mobil dinas. Padahal, mobil atau kendaraan dinas itu sangat diperlukan guna menunjang kinerja mereka.

Salah satu Kepala Bidang (Kabid)) di lingkungan pemerintahan, mengeluhkan kendaraan dinas yang diutamakan dipakai oleh pejabat eselon IV. Padahal, pemberian mobil kepada eselon III ada payung hukumnya, sedangkan untuk eselon IV tidak ada payung hukum untuk itu.

“Kasihan kalau harus mempergunakan mobil operasional, sementara mobil operasional itu pun sangat diperlukan untuk menunjang kinerja, apalagi dalam kaitan mengejar target Pendapatan asli daerah,” ujar salah satu sumber yang diminta dirahasikan namanya.

Dikatakan dia, sudah sering mengajukan untuk kendaraan mobil dinas, hal itu demi kemajuan Kabupaten Bekasi yang lebih baik, bukan demi pribadi namun, hingga kini belum terealisasi.

“Ada peruntukan mobil dinas itu, Pak, untuk meningkatkan kinerja, bukan untuk lain-lain. Kalau tidak ada peruntukannya ngapain minta-minta, kita bukan cengeng,” katanya.

Selain itu, kata dia, mobil dinas anggota dewan yang belum lama ini sudah ditarik, seharusnya dilimpahkan saja  untuk digunakan oleh pejabat eselon III yang berada di Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Tidak apa-apa diberikan sebagai mobil dinas, karena mobil eks dewan itu juga masih bagus-bagus. Apalagi, ada 40 lebih mobil dinas anggota dewan yang ditarik belum lama ini, itu mau dikemanakan?,” ucapnya.

Ditambahkan dia, adapun pejabat yang menginginkan untuk menggunakan mobil dinas yang dalam pengurusannya ke Bagian Perlengkapan, ada dugaan dimintai uang pelicin hingga sebesar Rp20 Juta.

“Terus ada lagi, ini obrolan aja. Jangan dinaikin (dimuat dalam berita). Yang mau make mobil ngurus di bagian perlengkapan ada yang dimintain duit dari Rp10 Juta sampe Rp20 Juta,” tandasnya. (FB)

You Might Also Like

Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit

Plt Bupati Bekasi Bakal Ganti Sekda?

Serikat Pemuda Muslim Dukung Kapolri: Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat

Plt Bupati Bekasi Disharmonisasi dengan Sekda?

Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan

admin 07/01/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 95 Kepsek SMPN di Kabupaten Bekasi Tahun Ini Dimutasi  
Next Article Sholihin Legowo, PPP Dorong RE -Tri ke Final 

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
WNA Diduga Perintahkan Puluhan Orang Rusak THM di Lippo Cikarang
Hukum 07/01/2026
Ketua LSM JAMWAS INDONESIA dan Ketua LSM KOMPI berfoto di Depan Gedung Kejati Jabar.
LSM Minta Kejati Jabar Jelaskan Alasan Belum Menetapkan 8 Penandatangan Rapat TuPer DPRD Bekasi sebagai Tersangka
Hukum 08/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?