Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Penyelenggaraan AMPOK Bakal Dilaporkan Ke Kejari
Share
Sign In
Notification
Latest News
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis
Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia
Pemerintahan
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Pemerintahan
Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan
Pemerintahan
Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Penyelenggaraan AMPOK Bakal Dilaporkan Ke Kejari

Penyelenggaraan AMPOK Bakal Dilaporkan Ke Kejari

admin Published 05/09/2023
Share
3 Min Read
Final AMPOK Kabupaten Bekasi digelar di Gedung Wibawamulti.

Fakta Bekasi, KABUPATEN BEKASI--Penyelenggaraan final Abang Mpok Kabupaten Bekasi di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks Pemkab Bekasi pada Sabtu, 2/9/2023 lalu, dengan penyelenggara bidang Pemuda pada Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, diduga menggunakan fasilitas gedung yang didalam anggarannya telah tersedia. LSM Baratu rencananya akan memberikan laporan kepada Kejaksaan Negeri Cikarang.

Untuk informasi, penggunaan fasilitas dalam kegiatan Abang Mpok yang terdapat dalam rencana anggaran biaya yaitu anggaran makan minum, sewa genset, sewa meja kursi, sound system. Diduga, seluruh kegiatan malam final Ampok menggunakan fasilitas gedung melalui bagian umum sehingga penyelenggara tidak mengeluarkan biaya untuk menyewa alat.

Ketua LSM Barisan Rakyat Bersatu (Baratu) Alek mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan membuat laporan ke Kejari Cikarang terkait dugaan akal-akalan pihak penyelenggara untuk mendapatkan keuntungan lebih. Sebab, alat-alat berupa genset, kipas angin, sound system dan listrik menggunakan alat dari bagian umum Pemkab Bekasi.

“Dalam waktu dekat kami akan buat laporan agar kejaksaan bisa memeriksa kegiatan tersebut. Kami menduga banyak kecurangan yang dilakukan penyelenggara untuk mendapatkan keuntungan dan merugikan keuangan daerah,” terangnya.

Menurut Alek, bukan hanya malam final Abang Mpok yang diakal-akali. Dalam proses seleksi, karantina dan malam final, seluruhnya menggunakan APBD. Jika dalam pelaksanaan malam final Ampok, pihak penyelenggara masih mengakali anggaran, maka di kegiatan sebelum malam final diduga juga diakali.

“Puncak acaranya saja kami menduga anggarannya diakalin, apalagi proses-proses sebelumnya yang juga menggunakan APBD. Seleksi Ampok sampai karantina Ampok, semua pakai anggaran dan itu juga perlu diperiksa penggunaan anggarannya. Jangan-jangan pas karantina yang harusnya menginap di hotel bintang 4 selama 5 hari, malah di hotel bintang 3 selama 4 hari,” kata Alek mengilustrasikannya.

Diberitakan sebelumnya, penggunaan listrik pada penyelenggaraan Ampok berasal dari listrik PJU dan tidak menggunakan genset. 27 ribu watt daya listrik digunakan untuk penyelenggaraan final Ampok. Disbudpora dan penyelenggara tidak menggunakan genset yang dipinjam dari bagian umum. Makan minum, kipas angin, genset dan sound system juga berasal dari Bagian Umum.

Disbudpora kerap melaksanakan kegiatan swakelola dan menunjuk pihak penyelenggara yang tidak kompeten. Anggaran yang disediakan untuk pelaksanaan, diduga kerap dipangkas (bahkan ditiadakan) untuk mendapatkan keuntungan berlebih. Padahal dicairkan 100 persen tanpa ada item yang dipangkas. Disbudpora, kegiatannya dikelola Tenaga Harian Lepas (THL) sampai kasie. (***)

You Might Also Like

Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan

Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

admin 05/09/2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Bintang Kor dan BPU Bawa Pulang Piala Soeratin U-15 dan U-13
Next Article Jababeka dan Mitsui Fudosan Asia Luncurkan Ruko Wimbledon di Kota Jababeka

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Raih PROPER Keenam Kalinya PT Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER
Bisnis 09/04/2026
Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif
Bisnis 13/04/2026
Jarang Hadir Kegiatan, Dirum Perumda TB Ngumpet
Pemerintahan 11/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?