Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Sempat di Karantina, Dua Mahasiswi Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah
Pemerintahan
Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah
Pemerintahan
Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi
Pemerintahan
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Sempat di Karantina, Dua Mahasiswi Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan

Sempat di Karantina, Dua Mahasiswi Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan

admin Published 16/02/2020
Share
3 Min Read
Dua mahasiswi asal Kabupaten Bekasi, telah kembali ke rumah. FOTO: Istimewa/ Fakta Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG BARAT–Dua mahasiswi asal Kabupaten Bekasi, Husnia dan Mursela telah kembali ke rumah. Kepulangan mahasiswi asal Kabupaten Bekasi ini, setelah keduanya selesai di karantina selama 14 hari di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Mereka bersama 238 lainnya, mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (15/2/2020), sore.

Sebelumnya diketahui Husnia dan Mursela berada di Wuhan, China setelah merebaknya Virus Coronavirus Disease (Covid-19) beberapa waktu yang lalu. Mereka berada di China karena sedang menjalani beasiswa pertukaran mahasiswa di Ibu Kota Provinsi Hubei.

Kepala Dinas Kesehatan, Sri Enny yang turut mendampingi Husnia dan Musela meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keduanya, karena peserta observasi sudah mendapatkan proses penyaringan (screening) yang dilakukan Pemerintah Pusat.

“Anak-anak kita ini masuk ke Indonesia dari Wuhan itu sudah dalam kondisi sehat. Terkait virus corona sudah negatif. Nanti baru masuk ke Indonesia. Artinya kita hanya menjaga saja, takut dikhawatirkan terjadi sesuatu, makanya dikarantina selama 14 hari. Selebihnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan,”jelasnya.

“Jadi memang secara keseluruhan sehat. Mereka setelah ini bisa beraktifitas seperti biasa. Sehat walafiat dan telah memiliki sertifikat sehat yang di keluarkan oleh Kemenkes,” ujarnya.

Saat ditemui di rumahnya, Husnia mengungkapkan sangat senang dapat berkumpul dengan keluarga. Dirinya juga menuturkan, selama di karantina diperlakukan dengan baik. Baik dari segi fasilitas, makanan dan kegiatan selama masa observasi.

“Kepada pihak Pemerintah saya berterimakasih kepada KBRI Beijing, juga Kemenkes, Bapak TNI yang menemani kita selama 14 hari, Bapak Dandim, Ibu Dinkes Kabupaten Bekasi, sampai saat ini saya sehat. Saya sampai di rumah ini dengan sehat wal afiat,” pungkasnya.

Anak bungsu dari 6 bersaudara ini mengaku, Dirinya akan melanjutkan skripsinya di UNESA, Surabaya. Diketahui, Husnia saat kejadian mewabahnya Covid-19, sedang menjalani pertukaran mahasiswa di Central China Normal (CCN) University.

“Saya mengikuti exchange, selama enam bulan. Sebetulnya sudah membeli tiket untuk tanggal 2 Februari untuk pulang. Jadi sebetulnya di sana juga sudah selesai kuliahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Mursela, mahasiswi Universitas Mercu Buana saat ditemui dikediamannya menuturkan, sama seperti Husnia dirinya mengikuti pertukaran mahasiswa jurusan Teknik Industri. Sedangkan Mursela, menjalankan pertukaran mahasiswa di Wuhan of Technology University.

“Rencananya sampai Juni masih di Wuhan, masih ada perjanjian. Semua, saat ini untuk sementara perkuliahan dilakukan secara online,” imbuhnya.

Warga Kecamatan Cikarang Selatan ini juga menyampaikan, masih banyak teman-temannya dari luar negeri yang masih belum di evakuasi oleh negaranya. Dan masih terisolasi di Wuhan.

Selain itu, Ketua RW 01, Kecamatan Cikarang Selatan, Sudarja tempat Mursela tinggal, bersyukur bahwa warganya telah kembali dengan selamat dan sehat. Dirinya menambahkan, kepada warga masyarakatnya untuk tidak perlu khawatir.

“Saya mengucapkan syukur, kembalinya Mursela ke Indonesia dengan selamat. Dan masyarakat tidak canggung kepada Mursela,” singkatnya. (FB)

You Might Also Like

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN

admin 16/02/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Ini Upaya Pemkab Bekasi Atasi Kemacetan Antar Kawasan Industri
Next Article PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Gelar MHQ Diikuti 60 Peserta

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
PSSI Kab. Bekasi Kick-Off Liga Jabar Istimewa U-10 di Stadion Mini Cikarang
Olahraga 02/05/2026
PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Pemerintahan 03/05/2026
Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar
Olahraga Pemerintahan 07/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?