Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK
Share
Sign In
Notification
Latest News
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Pemerintahan
Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
Pemerintahan
LPCK Perbarui Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, Perkuat Momentum Pertumbuhan Properti
Bisnis
Hormati Proses Hukum, Ahmad Dedi Bantah Lari karena Dugaan Terlibat Suap
Hukum
Melalui Liga Jabar Istimewa, Piala Ibu Kapolres Bekasi U-12 Resmi Bergulir
Olahraga
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK

Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK

admin Published 25/09/2018
Share
2 Min Read
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin bagikan nasi uduk kepda pedemo yang menginap di Komplek Pemkab Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Hari Kedua aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan honorer Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI), Selasa (25/09).

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sempat menemui para honorer yang bermalam di gerbang Plaza Pemkab Bekasi untuk mengawal aspirasi mereka pada dinihari tadi. Namun bagi para honorer, kedatangan Bupati sama sekali tidak memberikan solusi dari tuntutan yang disampaikan.

Baca juga: Bawa Empat Tuntutan, Ribuan Guru Honorer Demo Pemkab Bekasi

“Bupati datang dan hanya memberikan nasi uduk kemudian pergi. Intinya, Bupati bilang tidak akan mau menandatangi SK honorer se-Kabupaten Bekasi, padahal kami serius soal tuntutan ini,” ucap salah seorang guru honrer Fauzi.

Dalam unjuk rasa kali ini, sejumlah honorer melakukan aksi gantung Pakaian Dinas Harian (PDH) di gerbang Plaza Pemkab Bekasi. Aksi gantung PDH dilakukan sebagai bentuk protes terhadap minimnya kepedulian pemerintah terhadap para honorer.

“Kami gantung baju dinas, kami tinggalkan anak didik kami di sekolah dan seharusnya pemerintah peduli mengenai persoalan ini. Tetapi mana kepeduliannya?” protes Fauzi diamini honorer lainnya.

Diketahui, ada empat tuntutan yang disampaikan para guru honorer Kabupaten Bekasi dalam aksi kali ini. Pertama, SK Kan seluruh honorer Kabupaten Bekasi dengan SK Bupati, kedua, sejahterakan honorer Kabupaten Bekasi minimal UMK yang dianggarkan di APBD 2019, ketiga berikan jaminan kesehatan untuk seluruh honorer Kabupaten Bekasi dan keempat databasekan seluruh honorer Kabupaten Bekasi dalam database BKD.

Aksi ini, rencananya terus akan disuarakan sampai seluruh tuntutan para guru honorer dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Bahkan, mereka juga sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan aksi selama di 5 hari berturut-turut, sampai tanggal 28 September mendatang.  (FB)

You Might Also Like

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi

PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi

admin 25/09/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pindah Partai , 4 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Sudah Tidak Terima Gajih dan Tunjangan
Next Article Pemkab Bekasi Dorong IKM Kabupaten Bekasi Bersertifikat Halal

Paling Banyak Dibaca

Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional
Pemerintahan 30/04/2026
Serahkan Ganti Kerugian Tol Cibitung – Cilincing, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Bekasi Pastikan Hak Warga Tersalurkan Dengan Aman
Pemerintahan 29/04/2026
Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf
Pemerintahan 30/04/2026
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis 01/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?