Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK
Share
Sign In
Notification
Latest News
Anggota Dewan Turut Diperiksa dalam Kasus Korupsi Rp7,1 Miliar Hibah NPCI Kab. Bekasi
Hukum Olahraga
Audiensi Ditjen Intram di Kota Jababeka: Jababeka Berikan Gambaran Mobilitas Masyarakat dan Potensi Integrasi Transportasi
Bisnis
Jababeka Green Market: Pasar Modern Bersih Lengkapi Kota Mandiri Jababeka
Bisnis
Golkar Jabar Matangkan Strategi Data untuk Pemilu 2029
Politik
Jababeka Bizpark Phase 2 Siap Dibangun!! Proyek Sukses Jababeka di Tahun 2025
Bisnis
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK

Temui Pendemo, Bupati Hanya Kasih Nasi Uduk Bukan SK

admin Published 25/09/2018
Share
2 Min Read
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin bagikan nasi uduk kepda pedemo yang menginap di Komplek Pemkab Bekasi.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT–Hari Kedua aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan honorer Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI), Selasa (25/09).

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sempat menemui para honorer yang bermalam di gerbang Plaza Pemkab Bekasi untuk mengawal aspirasi mereka pada dinihari tadi. Namun bagi para honorer, kedatangan Bupati sama sekali tidak memberikan solusi dari tuntutan yang disampaikan.

Baca juga: Bawa Empat Tuntutan, Ribuan Guru Honorer Demo Pemkab Bekasi

“Bupati datang dan hanya memberikan nasi uduk kemudian pergi. Intinya, Bupati bilang tidak akan mau menandatangi SK honorer se-Kabupaten Bekasi, padahal kami serius soal tuntutan ini,” ucap salah seorang guru honrer Fauzi.

Dalam unjuk rasa kali ini, sejumlah honorer melakukan aksi gantung Pakaian Dinas Harian (PDH) di gerbang Plaza Pemkab Bekasi. Aksi gantung PDH dilakukan sebagai bentuk protes terhadap minimnya kepedulian pemerintah terhadap para honorer.

“Kami gantung baju dinas, kami tinggalkan anak didik kami di sekolah dan seharusnya pemerintah peduli mengenai persoalan ini. Tetapi mana kepeduliannya?” protes Fauzi diamini honorer lainnya.

Diketahui, ada empat tuntutan yang disampaikan para guru honorer Kabupaten Bekasi dalam aksi kali ini. Pertama, SK Kan seluruh honorer Kabupaten Bekasi dengan SK Bupati, kedua, sejahterakan honorer Kabupaten Bekasi minimal UMK yang dianggarkan di APBD 2019, ketiga berikan jaminan kesehatan untuk seluruh honorer Kabupaten Bekasi dan keempat databasekan seluruh honorer Kabupaten Bekasi dalam database BKD.

Aksi ini, rencananya terus akan disuarakan sampai seluruh tuntutan para guru honorer dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Bahkan, mereka juga sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan aksi selama di 5 hari berturut-turut, sampai tanggal 28 September mendatang.  (FB)

You Might Also Like

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M

Lippoland Melalui Maureno dan Lippo Cikarang Cosmopolis Hadirkan Program Cahaya Desa

Digitalisasi Jadi Langkah Strategis Kementerian ATR/BPN Atasi Konflik Pertanahan

Manfaatkan Sentuh Tanahku, Urus Sertipikat Tak Perlu Lagi Bolak-balik ke Kantor Pertanahan

Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria Jadi Akhir Perjuangan Menjaga Warisan Leluhur

admin 25/09/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pindah Partai , 4 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Sudah Tidak Terima Gajih dan Tunjangan
Next Article Pemkab Bekasi Dorong IKM Kabupaten Bekasi Bersertifikat Halal

Paling Banyak Dibaca

Polres Metro Bekasi Tetapkan Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Tersangka Korupsi Hibah Rp7,1 M
Hukum Olahraga Pemerintahan 27/11/2025
Lantik 840 Pejabat Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Jabatan Itu Amanah, Gunakan Sebaik-baiknya
Pemerintahan 19/11/2025
Manfaatkan Sentuh Tanahku, Urus Sertipikat Tak Perlu Lagi Bolak-balik ke Kantor Pertanahan
Pemerintahan 19/11/2025
Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria Jadi Akhir Perjuangan Menjaga Warisan Leluhur
Pemerintahan 19/11/2025
Dua Tahun Beruntun Raih Top GPR Award, Kementerian ATR/BPN Buktikan Komunikasi Publik yang Berdampak
Pemerintahan 19/11/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?