Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Terjadi Gempa di SD Al-Hidayah Islamic School Lippo Cikarang
Share
Sign In
Notification
Latest News
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Beri Kuliah Umum di UNWAHAS, Menteri Nusron Ingin Ciptakan Restrukturisasi Distribusi Tanah
Pemerintahan
Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah
Pemerintahan
Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi
Pemerintahan
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu, Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Utama Kementerian ATR/BPN
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pendidikan > Terjadi Gempa di SD Al-Hidayah Islamic School Lippo Cikarang

Terjadi Gempa di SD Al-Hidayah Islamic School Lippo Cikarang

admin Published 08/11/2018
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG SELATAN–Ratusan murid Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar Al-Hidayah Islamic School Lippo Cikarang Cikarang Selatan berhamburan ke luar ruang kelas menuju halaman sekolah akibat gempa.

Awalnya murid sekolah tersebut menjalankan kegiatan belajar seperti biasa bersama guru kelas masing-masing, saat gempa terjadi tepatnya pukul 13.00 WIB mereka mulai berteriak ketakutan.

Beruntungnya para guru dapat menenangkan murid dan seketika mereka berinisiatif untuk berlindung di bawah meja belajar selama satu menit dan saat getaran gempa berakhir, mereka pun segera keluar menuju jalur evakuasi di halaman sekolah sehingga tidak sampai mengakibatkan satu pun korban di sekolah tersebut.

“Begitu alarm tanda bahaya gempa berbunyi, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan. Jadi apa menjadi tujuan edukasi ini dapat dilaksanakan dengan baik,” kata anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi Andika Rahman saat melakukan kegiatan simulasi gempa di sekolah tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melakukan rangkaian kegiatan simulasi gempa ke sejumlah sekolah dan perusahaan yang ada di wilayah setempat.

“Sampai saat ini sudah empat sekolah dan tiga perusahaan di seputaran Cikarang yang sudah kami lakukan simulasi gempa. Selanjutnya kegiatan serupa terus kita lakukan ke tempat lain,” katanya.

Andika melanjutkan tujuan simulasi bagi anak-anak sebagai edukasi ketika terjadi gempa. Selain itu juga supaya mereka tidak terlalu panik dan tertib ketika keluar dari gedung sekolah saat gempa terjadi.

“Memang dari alat BMKG yang sebelumnya diletakan di Kabupaten Bekasi, potensi terjadinya gempa kecil, namun dalam hal ini kami tetap memberikan edukasi kepada pelajar. Sebab yang namanya gempa itu bisa terjadi kapan saja,” katanya.

Dia menjelaskan sebelum dilakukan simulasi, murid-murid dibekali pengetahuan melalui edukasi singkat dengan cara memaparkan pengertian gempa menggunakan video kartun yang mudah dipahami oleh usia dini.

“Alhamdulillah mereka bisa memahami apa yang sudah kami jelaskan karena saat ditanyakan satu persatu, mayoritas anak-anak mengetahui dan memahami ditanya ketika gempa tiba,” katanya.

Kepala Sekolah Al-Hidayah Islamic School Lukman Hakim mengatakan kegiatan simulasi gempa bagi anak dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mereka khususnya saat menghadapi gempa sebab gempa bumi bisa terjadi kapan dan dimana saja.

“Walaupun kita semua tidak berkeinginan terjadi gempa, namun dengan kegiatan ini bisa memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik kami. Dan ketika memang terjadi gempa, mereka sudah tidak panik, bahkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat saat gempa tiba,” katanya.

Orang tua murid Eva Windhi Pangestu (40) mengapresiasi kegiatan BPBD Kabupaten Bekasi yang menurutnya membantu anaknya untuk merespon cepat saat terjadi musibah atau bencana gempa.

“Kegiatan ini sangat positif. Ya kita tidak berharap ada gempa. 15 tahun tinggal di Bekasi belum pernah ada gempa di sini tapi kan kita tidak pernah tahu, jadi kalaupun ke depan terjadi, anak saya sudah tahu harus bertindak seperti apa,” tandasnya. (FB)

You Might Also Like

OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu

SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh

Orang Tua Korban Pengroyokan SMKN 1 Cikbar Minta Polisi Bertindak Tegas

Disbudpora Kabupaten Bekasi Buka 125 Kuota Beasiswa BANPIN, Khusus Pelajar Berprestasi

SMPN 4 Babelan Juara 2 Lomba Pantonim di  FLS2N Jenjang SMP Tingkat Kab. Bekasi

admin 08/11/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dishub Kabupaten Bekasi Dibekali Penyuluhan Hukum 
Next Article Budiarta Siap Maju Bursa Cawabup

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis 01/05/2026
PSSI Kab. Bekasi Kick-Off Liga Jabar Istimewa U-10 di Stadion Mini Cikarang
Olahraga 02/05/2026
PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Pemerintahan 03/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?