Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: LSM BARATU Pertanyakan Penyerapan Triwulan 1
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > LSM BARATU Pertanyakan Penyerapan Triwulan 1

LSM BARATU Pertanyakan Penyerapan Triwulan 1

admin Published 22/02/2023
Share
3 Min Read
Ketua LSM Baratu Alek S.
Ketua LSM Baratu Alek S.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Pernyataan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan kaitan penyerapan APBD pada triwulan 1 minimal 20 persen, dipertanyakan LSM Barisan Masyarakat bersatu (BARATU). Pasalnya, sampai saat ini belum terlihat kegiatan yang menyerap anggaran daerah, apalagi mencapai target minimal 20 persen.

Ketua LSM Baratu Alek S mengungkapkan, bagaimana bisa penyerapan APBD tahun 2023 di triwulan 1 dapat terserap minimal 20 persen jika sampai saat ini belum ada kegiatan yang terlaksana. Dalih penyerapan anggaran minimal 20 persen, kata Alek hanya janji manis, pencitraan dan tidak didasari kesepakatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Analoginya jika penyerapan minimal 20 persen per OPD, itu gak perlu disampaikan. Toh dari belanja langsung aja udah bisa terserap. Tapi kan bicaranya secara keseluruhan (APBD), sampai saat ini 10 persen aja juga blom ada,” katanya.

Ditambahkan, sebagai penjabat bupati, seharusnya Dani Ramdan tidak perlu mengeluarkan pernyataan yang muluk-muluk. Penyerapan anggaran 20 persen pada triwulan 1 cukup sulit terealisasi, mengingat masih banyaknya kursi kepala dinas yang belum definitif, dan belum adanya kegiatan pekerjaan konstruksi di LPSE.

“Penyerapan anggaran paling besar kan di dinas tekhnis, sampai saat ini aja belum ada kegiatan yang diumumkan di LPSE. Makanya sebagai pemimpin jangan hanya pencitraan dan asal komentar, perlu didukung sama OPD agar capainnya sesuai. Kenyataannya, argumen itu kan berdasarkan asumsinya sendiri, tanpa ada kesepakatan dari OPD kaitan realisasi kegiatan,” papar Alek.

Bahkan secara tegas Alek meminta kepada masyarakat agar tidak menelan pernyataan Pj Bupati Bekasi bulat-bulat. Sebab, sudah banyak pernyataan bahkan janji manisnya yang tidak dapat direalisasikan karena asal berkomentar dan hanya agar terlihat bekerja. Salah satu contoh lainnya seperti pengisian kekosongan pejabat tinggi pratama yang sampai saat ini tidak terealisasi. Padahal seluruh prosesnya sudah terlaksana.

“Masyarakat harus pintar dan jeli, saat ini komentar dan pernyataan Dani Ramdan jangan dipercaya, karena banyak yang tidak terealisasi. Belum lagi soal bonus atlet Porprov dan Peparda yang dijanjikan bulan ini, sampai saat ini diminggu terakhir belum juga ada kejelasan, bahkan kabarnya bulan depan baru dapat dicairkan,” pungkasnya. (*

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 22/02/2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article BLK Kabupaten Bekasi Terapkan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Ini Tujuannya
Next Article Di Massa Pemulihan Ekonomi Nasional, Meikarta Bantu Dongkrak Perekonomian Warga

Paling Banyak Dibaca

Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?