Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK
Share
Sign In
Notification
Latest News
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis
Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia
Pemerintahan
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Pemerintahan
Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan
Pemerintahan
Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK

KPK Didesak Usut Dugaan Aliran Dana Direksi Perumda TB ke HMK

admin Published 17/03/2026
Share
2 Min Read
Alumni GMNI Bekasi Bambang Hariyanto

Cikarang Pusat, FAKTA BEKASI – Pasca diperiksa dewan pengawas Perumda Tirta Bhagasasi RR oleh KPK terkait kasus aliran dana suap ijon proyek, diduga ada aliran dana dari direksi Perumda TB ke tersangka HMK. Nilainya diduga mencapai miliaran rupiah. Dana tersebut dialirkan direksi ke seseorang berinisial JS untuk disetorkan ke HMK guna memuluskan jalannya menjadi direksi perusahaan air minum milik Kabupaten Bekasi ini.

Alumni GMNI Bekasi Bambang Hariyanto mengatakan, KPK juga harus mengusut dugaan suap aliran dana direksi Perumda TB ke tersangka kasus suap ijon proyek HMK. Diduga kuat, salah satu calon direksi menyetorkan sejumlah uang bernilai ratusan juta kepada JS (penghubung) agar proses penunjukkan dirinya sebagai direksi perumda berjalan lancar.

“Dipanggilnya salah satu dewan pengawas ke KPK harus menjadi pintu masuk bagi lembaga anti rasuah ini untuk memeriksa dugaan adanya aliran dana ke tersangka HMK. Jika ditotal angkanya miliaran, tapi yang melalui penghubung berkisar Rp500 jutaan,” paparnya.

Bambang menilai, HMK tidak hanya menerima suap ijon proyek, tetapi juga menerima suap untuk calon direksi perumda. Pada 14 Oktober 2025 lalu, Bupati Bekasi non aktif Ade Kuswara Kunang telah melantik dua direksi dan dua dewan pengawas independen.

“Kalau dewan pengawas Perumda TB sudah diperiksa terkait kasus suap, maka KPK juga harus memeriksa direktur umum dan tekhnik, karena kami menduga ada suap dalam proses pemilihan hingga pelantikannya. Harus dibuka secara terang benderang, agar kasus dugaan suap di Perumda juga bisa selesai bersamaan dengan proses suap ijon proyek,” tambahnya.

Bambang beranggapan, penunjukkan direksi dan dewan pengawas baru di Perumda TB tidak terlepas dari peran lingkaran Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang saat itu adalah bupati non aktif ADK. Pemeriksaan RR sebagai saksi kasus suap, mengindikasikan ada hal serupa yang dilakukan direksi baru lainnya.

“Bukan rahasia umum, untuk mendapatkan jabatan strategis perlu modal besar. Bahkan salah satu upaya direksi menerima pegawai baru bisa juga menjadi tambahan bonus setelah mereka duduk dikursi empuk direksi,” pungkasnya. (***)

You Might Also Like

Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan

Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

admin 17/03/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah
Next Article “Mudik Aman Keluarga Bahagia”, Pengamat Puji Strategi Korlantas Polri Turunkan Risiko Kecelakaan

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Kepala BPN Kab. Bekasi Siap Mendukung Pembangunan Rusun Bersubsidi untuk Masyarakat
Pemerintahan 01/04/2026
Raih PROPER Keenam Kalinya PT Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER
Bisnis 09/04/2026
Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif
Bisnis 13/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?