Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19
Share
Sign In
Notification
Latest News
Cetak Bibit Muda, PSSI Kabupaten Bekasi Resmi Gulirkan Liga U-9 Hingga U-12
Olahraga
LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja
Pemerintahan
Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan
Pemerintahan
Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan
Pemerintahan
Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19

Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19

admin Published 05/09/2020
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil dan Bupati Karawang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri melakukan Konsolidasi Penguatan Penanganan Covid-19 yang terjadi pada sektor industri di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Bupati Bekasi menyampaikan, saat ini pihaknya bukan hanya sekadar melakukan pencegahan, tetapi juga melakukan penanganan yang dilihat dari hasil evaluasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi. Serta, berbagai upaya juga telah dilakukan bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bekasi.

“Tadi telah kita lihat bersama, bahwa di daerah industri memang peningkatanya begitu cepat. Setelah libur Idul Adha ini memang gerakan terhadap penularan ini luar biasa. Kami senantiasa, terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan dalam sektor industri. Tadi juga kita lihat, protokol kesehatannya di industri juga sudah luar biasa,” ungkapnya, Jumat (4/9/2020).

Eka mejelaskan, selama satu minggu terakhir telah terjadi kasus positif sebanyak 544 di Kabupaten Bekasi. Hal itu terlihat setelah adanya kontribusi yang dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan swab secara mandiri. Pihaknya juga mengaku telah membuat Satuan Tugas (Satgas) terkait penanganan Covid-19 di wilayahnya. Dengan membentuk ‘Mang Jaka’ atau Masyarakat Jaga Kampung.

“Pencegahan ini yang harus betul-betul kita lakukan dengan baik, termasuk penanganannya. Ini tidak hanya berdampak di perusahaan saja, tapi juga di lingkungan tempat tinggalnya. Upaya kita membentuk Satgas di masing-masing lingkungan dengan membentuk Mang Jaka atau Masyarakat Jaga Kampung,” jelasnya.

Sementara itu, dalam keterangan persnya dihadapan media, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, protokol kesehatan yang ada di sektor industri sudah dilakukan dengan baik. Namun menurutnya, pola pekerja setelah pulang ke rumah kurang termonitor dengan baik.

“Klaster di Industri ini ternyata sangat serius, sehingga kita akan mengkonsolidasikan. Setelah di monitor, protokol ditempat kerja sangat baik dan ketat. Salah satu simpulannya adalah, pola perilaku sepulang kerja kurang termonitor dengan baik, dari tempat industri yang telah ketat protokol kesehatan. Oleh karena itu, saya menugaskan semua kepada gugus tugas, semua karyawan harus mengisi absen dan buku harian untuk mengisi dia kemana saja pada hari itu,” ungkapnya.

Dirinya juga menuturkan, tes PCR harus dilakukan secara mandiri oleh masing-masing perusahaan. Serta, menyarankan untuk meniadakan ruang merokok karena dinilai memiliki resiko terhadap penyebaran Covid-19. Lalu, setiap perusahaan diharapkan memiliki ruang isolasi sendri.

“Tes PCR juga harus dilakukan, yang dilakukan secara mandiri, namun jika belum memungkinkan dapat melakukan rapid. Untuk pabrik memiliki ruang isolasi sendiri, perhatikan ventilasi, dan meniadakan ruangan merokok,” terangnya.

Di akhir, Emil begitu sapaan akrabnya mengungkapkan, alat-alat yang ada di Gugus Tugas Pemprov Jabar dapat digunakan untuk penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Dan juga, dari wilayah lain akan dikerahkan untuk mempercepat penanganannya. (FB)

You Might Also Like

LSM Kompi Nilai Disharmonis Perlambat Progres Kerja

Banyak Pelanggaran, Janji Direksi Dinantikan

Disbudpora Kab. Bekasi Terima Kunjungan Pansus XII DPRD Jabar, Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan

Family Gathering PT Andika Energindo: Semangat Baru Menuju 2026

Laba BUMD PT BPJ Harus Diaudit

admin 05/09/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Gubernur Jawa Barat Lakukan Konsolidasi Penanganan Covid
Next Article 48 Tonase Sampah Berhasil Diangkat Dari Kali Cikarang

Paling Banyak Dibaca

Ketua LSM JAMWAS INDONESIA dan Ketua LSM KOMPI berfoto di Depan Gedung Kejati Jabar.
LSM Minta Kejati Jabar Jelaskan Alasan Belum Menetapkan 8 Penandatangan Rapat TuPer DPRD Bekasi sebagai Tersangka
Hukum 08/01/2026
Datangi Polres Metro Bekasi, Keluarga Korban Desak Penuntasan Kasus Oknum DPRD Inisial NY
Hukum 09/01/2026
Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga 20/01/2026
Menteri Nusron Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Atas Tanah bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Pemerintahan 20/01/2026
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan 20/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?