Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Fraksi Gerindra: Akibat Kekosongan Jabatan Kinerja Pemkab Bekasi Tidak Maksimal
Share
Sign In
Notification
Latest News
Kementerian ATR/BPN Pastikan Kesiapan Lahan Huntap dan Huntara bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera
Pemerintahan
Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
Pemerintahan
Pengangkatan Sumpah MPPP dan MPPW, Dirjen PHPT Kementerian ATR/BPN: Peran PPAT Krusial untuk Kualitas Layanan Pertanahan
Olahraga
Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak
Pemerintahan
Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Fraksi Gerindra: Akibat Kekosongan Jabatan Kinerja Pemkab Bekasi Tidak Maksimal

Fraksi Gerindra: Akibat Kekosongan Jabatan Kinerja Pemkab Bekasi Tidak Maksimal

admin Published 08/03/2021
Share
3 Min Read
Wakil Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Bekasi H. Anden.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT- Banyaknya jabatan yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sangat berpengaruh terhadap kinerja pelayanan dan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Bekasi H. Anden tahun lalu, terjadi silva sekitar kurang lebih Rp 1 triliun, tidak menutup kemungkinan karena sejumlah posisi jabatan di eselon II, III dan IV kosong.

“Bagaimana bisa maksimal, jika banyak jabatan kosong. Sebab, kalau hanya ditempati Penjabat Sementara (Pjs) atau Pelaksana Tugas (Plt), pastilah tidak maksimal. Khususnya untuk pelayanan terhadap masyarakat,” kata Anden.

Lebih lajut, disampaikan anggota legislatif dari Fraksi Gerindra itu menyayangkan, sampai ada yang berbulan-bulan, bahkan lebih setahun dibiarkan kosong hingga hanya ditempati Plt. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja seharusnya mengisi jabatan yang kosong itu, secepatnya agar tidak terjadi silpa terlalu besar dan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal (efektif).

“Namun, lambannya pengisian jabatan kosong, bisa jadi ada kepentingan politis, pasalnya banyak pejabat setingkat di bawahnya yang sebenarnya sudah siap menggantikan atau menduduki jabatan. Namun, selama ini justru dibiarkan kosong,” ujar Politisi dari Gerindra ini.

Bupati harus memberikan kepercayaan terhadap birokrat, sesuai jenjang dan keahliannya. Sehingga kalau seperti ini, tidak akan bisa memenuhi keinginan masyarakat. Pejabat definitif akan lebih fokus memberikan pelayanan dan bebas mengeksekusi anggaran, sehingga bisa dirasakan masyarakat.

“Stok pejabat banyak, tapi Bupati tidak menyinggung kaitannya dengan belum adanya Wakil Bupati itu, bisa jadi salah satu penyebabnya. Sebab, jika ada Wakil Bupati, maka pekerjaan Bupati terbantu,” tuturnya.

Bagaimana pun, lanjut dia, Wakil Bupati akan memberikan berbagai masukan. Tetapi kalau tetap kosong, beban tugasnya cukup berat. Namun, sebenarnya kalau hanya ingin mengisi posisi jabatan eselon II, III dan IV, tidak perlu harus menunggu tahunan. Sekretaris Dearah sebagai pejabat birokrasi tertinggi di Pemkab Bekasi, tentu saja bisa melihat siapa saja yang layak menempati jabatan yang kosong.

“Tidak ada yang sulit, jika Bupati mau sesegera mungkin mengisi jabatan yang kosong. Dan khusus eselon II mengikuti open bidding,” tandasnya.

Ditambahkannya, jika yang kosong tidak segera diisi, maka tidak menutup kemungkinan akan kembali banyak anggaran yang silva. Yang jelas, banyaknya jabatan kosong akan memperlambat kinerja pelayanan tidak efektif.  (adv)

You Might Also Like

Kementerian ATR/BPN Pastikan Kesiapan Lahan Huntap dan Huntara bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera

Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah

Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak

Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare

Penuhi Kebutuhan Masyarakat akan Pelayanan, Kementerian ATR/BPN Tengah Menyusun Pola Pembinaan Kapasitas SDM

admin 08/03/2021
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Terpilih Menjadi Sekretaris DPC, Gus Fais : PKB Adalah Juz’un Min Nahdlatul Ulama
Next Article Jaling E Catalog Tidak Dibayar, Salah Siapa?

Paling Banyak Dibaca

Dugaan Korupsi TKD Desa Karang Baru, Dilaporkan Ke Kejari Cikarang
Hukum Pemerintahan 06/01/2026
Lampaui Target, BPN Kab. Bekasi Puncaki Volume Layanan Pertanahan Se-Jawa Barat
Pemerintahan 26/12/2025
Jababeka Jalin Sinergi Strategis dengan BCA pada Tahun 2025, Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual
Bisnis 01/01/2026
Ketua IKA FH UPB Desak Kejari dan Inspektorat Audit Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
Hukum Pemerintahan 05/01/2026
Kasus TuPer DPRD Kabupaten Bekasi: LSM Tuding Kejati Jabar Tebang Pilih, 2 Tersangka Cuma Tumbal Perkara
Pemerintahan 05/01/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?