Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Alih-alih Dana Kontribusi, Bonus Atlet Peparnas Dipotong 30 Persen
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Olahraga > Alih-alih Dana Kontribusi, Bonus Atlet Peparnas Dipotong 30 Persen

Alih-alih Dana Kontribusi, Bonus Atlet Peparnas Dipotong 30 Persen

admin Published 09/06/2022
Share
4 Min Read
Ilustrasi.
Ilustrasi pemotongan bonus atlet.

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT– Bonus atlet paralympic asal Kabupaten Bekasi peraih medali emas pada Peparnas Papua XVI 2021 beberapa waktu lalu, harus dikembalikan sebesar 30 persen ke National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi. Dengan dalih dana kontribusi yang diatur dalam AD/ART organisasi, dana kontribusi atlet tersebut dipotong dan dikirim ke rekening pribadi Sekretaris NPC Kabupaten Bekasi Norman Yulian.

Dalam keterangannya beberapa waktu lalu, Ketua NPCI Senny Marbun menegaskan, dana kontribusi bagi atlet paralympic bersifat tidak wajib. Dan hal itu (dana kontribusi) dilakukan selama tidak ada bantuan hibah dari pemerintah pusat dan daerah. Sementara, NPC Kabupaten Bekasi menerima dana hibah terbesar se Indonesia yang nilainya mencapai puluhan miliar sejak 2021.

Plt Kadisbudpora Henry Lincoln menegaskan, pihaknya tidak mengetahui adanya dana kontribusi atlet paralympic penerima bonus. Disbudpora sudah memberikan bonus dari pemerintah daerah dengan nilai Rp50 juta (medali emas) tanpa ada potongan dan langsung ditransfer ke rekening atlet. Bahkan Henry mengungkapkan, jika dana kontribusi tersebut diketahui sejak awal, maka dana hibah tidak akan diberikan.

“Kami tidak mengetahui kalo ada dana kontribusi. Kalau tahu sejak awal pasti dana hibah tidak akan kami berikan. Kami sudah berikan bonus atlet full tanpa ada potongan dan langsung ditransfer ke rekening atlet. Kami akan evaluasi nanti,” terangnya.

Sekretaris NPC Kabupaten Bekasi Norman Yulian mengatakan, dana kontribusi sebesar 30 persen dari bonus atlet paralympic Peparnas Papua dikirim ke rekening pribadinya karena waktu yang sudah dekat dengan hari raya Idul fitri awal Mei lalu. Dan jika ditransfer ke rekening NPC, dikhawatirkan akan membuat kerancuan dalam sistem pembukuan laporan keuangan.

“Karena waktu itu mau lebaran, makanya dana itu ditransfer ke rekening saya. Kalau ke rekening NPC nanti kita bingung, ini uang darimana?. Atlet yang mendapat bonus semuanya memberikan dana kontribusi melalui transfer dan tidak ada yang tunai,” ungkapnya.

Ditambahkan, dana kontribusi tersebut digunakan untuk beasiswa sekolah atlet dan membeli mobil golf cart untuk membawa atlet latihan. Namun, Norman tidak dapat membuktikan penggunaan dana kontribusi tersebut. Norman berkelit, dana kontribusi atlet yang masuk ke rekening pribadinya sudah dimasukkan ke rekening NPC. Padahal, cara tersebut bisa dilakukan sejak awal atlet mengirimkan dana tersebut.

“Dananya untuk beasiswa atlet dan kami beli golf cart supaya atlet tidak kecapean setelah latihan. Dananya juga sudah saya serahkan ke NPC untuk dikelola,” kelitnya.

Secara gamblang Norman juga mengatakan bahwa NPC sengaja tidak memberitahukan adanya potongan dana kontribusi atlet peraih medali ke Disbudpora Kabupaten Bekasi. Menurutnya, Disbupora tidak perlu tahu.

“Kita memang tidak kasih tahu kalo ada itu (dana kontribusi),” ucapnya.

Ketua NPC Kabupaten Bekasi Kardi leo menegaskan, dirinya tidak mengetahui jika dana kontribusi dikirim ke rekening Norman Yulian. Sejak awal Kardi menegaskan bahwa seluruh administrasi keuangan NPC harus diketahui dan disetujui olehnya.

“Saya baru tahu kalau dana kontribusi dikirim ke rekening pribadi pak sekum, saya sudah menegaskan tidak ada transaksi pribadi di NPC dan seluruhnya harus diketahui saya. Ini juga jadi pembelajaran buat saya untuk lebih waspada,” terangnya.

Untuk diketahui, dana kontribusi atlet dikirim ke rekening BJB 0121283735100 atas nama Norman Yulian pada 28 April 2022 lalu. Nilai dana kontribusi tersebut cukup besar dan diperkirakan hampir setengah miliar. AD/ART NPCI dalam hal ini bertentangan dengan UU Disabilitas nomor 8 tahun 2016 dan aturan lainnya yang melarang adanya pemotongan bonus atlet apapun dalih dan bahasanya. (FB)

You Might Also Like

Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025

Pemkab Bekasi Apresiasi Pegiat Olahraga KORMI, Antarkan Jabar Juara Umum FORNAS 2025

Piala Soeratin U-15 Jawa Barat Kembali Dihelat di Kabupaten Bekasi

PSSI Kabupaten Bekasi Hadirkan Kompetisi U-12 dan U-14 Pertama Kali

Potensi Emas Sepak Bola Kab. Bekasi Dilirik Levante UD, 20 Pemain Terbang ke Spanyol

admin 09/06/2022
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dibangun Habiskan Rp18 Miliar, Kini Kondisi Tanggul Kali Cilemah Abang Mengkhawatirkan
Next Article Pertanyakan Pemotongan Bonus Atlet, Komisi II Bakal Panggil NPC Kab. Bekasi

Paling Banyak Dibaca

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025
Bisnis 30/07/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Luncurkan Pelatihan Macrame, Lippo Cikarang Dukung Penuh UMKM Kabupaten Bekasi
Bisnis Pemerintahan 30/07/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?