Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Dosen FIKES UHAMKA Gelar Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Dosen FIKES UHAMKA Gelar Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting

Dosen FIKES UHAMKA Gelar Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting

admin Published 30/03/2023
Share
3 Min Read
Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting Dosen FIKES UHAMKA di Desa Cibening, Setu.
Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting Dosen FIKES UHAMKA di Desa Cibening, Setu.

Fakta Bekasi, KABUPATEN BEKASI–Dosen FIKES UHAMKA gelar kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema Memberikan Pelatihan, Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting yang digelar di Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/3/2023).

Dalam giat tersebut dihadiri 30 masyarakat sekitar yang antusias hadir yang ingin mendapatkan pengetahuan terkait bahaya stunting dan dampak buruk dari kekurangan gizi terhadap anak-anak dari para pemateri diantaranya, Anjani Khairunnisa, S.ST., MN.Mid yang merupakan Pendampingan Sosial Kabupaten Bekasi yang juga Akademisi Kesehatan, Cornelis Novianus, SKM,. MKM yang merupakan Dosen FIKES UHAMKA dan Desiani Rizki Purwaningtyas Ahli Gizi yang juga Dosen Gizi FIKES UHAMKA.

Dr. H. Ikhwan Ridha Wilti. MKK salah satu narasumber yang juga Akademisi, mengatakan akan pentingnya pengetahuan bagi masyarakat akan bahaya stunting karena gizi buruk terhadap anak-anak. Maka dari itu apa yang dipaparkan kepada masyarakat selain tentang dampak buruk stunting juga antisipasi akan hal tersebut.

“Masyarakat perlu meningkatkan pengetahuan terkait bahaya stunting serta dampak buruk dari kekurangan gizi, maka dari itu hari ini kami hadir ingin memberikan pendidikan kepada ibu-ibu semua agar kita sama-sama sehat, selamat dan anak-anak kita bisa tumbuh dewasa menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” kata Dr. H. Ikhwan Ridha.

Bukan hanya itu, Dr. Edo sapaan akrab Dr. H. Ikhwan Ridha menambahkan, faktor lingkungan juga menjadi salah satu yang penting diperhatikan. Pasalnya bila lingkungan buruk akan mudah anak terkena stunting.

“Pesan kami kepada masyarakat agar jangan lupa untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, Karena itu salah satu faktor terpenting lainnya,” terang Dr. Edo yang juga pengurus DPD KNPI Kabupaten Bekasi.

Sementara, Anjani Khairunnisa, S.ST., MN.Mid yang juga Akademisi yang juga Narasumber mengatakan, masyarakat khusunya ibu-ibu usia subur dan juga yang memiliki bayi balita sebaiknya sadar dan perduli akan pentingnya Golden Age yaitu 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai dua tahun.

“Guna melahirkan generasi generasi emas yang sehat, cerdas, smart, dan unggul. Maka penting kiranya memperhatikan asupan gizi seimbang melalui isi piringku, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan dari hal yang sederhana yaitu cuci tangan pakai sabun,” terangnya.

Anjani Khairunnisa berharap, apa yang sudah dijelaskan oleh beberapa narasumber pada Pendidikan CTPS dan Bahaya Stunting bisa menjadi pegangan bagi masyarakat khususnya warga Desa Cibening, Kecamatan Setu.

“Harapan kami apa yang kami jelaskan tentang bahasa buruk Stunting bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Desa Cibening,” tandasnya. (FB)

You Might Also Like

Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal

Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi

Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi

admin 30/03/2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Komisi III DPRD Kab. Bekasi Dorong Peningkatan Koneksi Pembangunan Infrastruktur
Next Article Ari Indra David Bacaleg PDIP Dapil 2 Kab. Bogor Sosialisasikan dan Fasilitasi Kartu Prakerja

Paling Banyak Dibaca

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025
Bisnis 30/07/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Luncurkan Pelatihan Macrame, Lippo Cikarang Dukung Penuh UMKM Kabupaten Bekasi
Bisnis Pemerintahan 30/07/2025
Menteri ATR/BPN: Rumah dan Sekolah Harus Dibangun Tanpa Korbankan Sawah
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?