Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Kejaksaan Negeri Cikarang Diminta Usut Lemindo
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lippoland Hadirkan OAZE, Ekosistem Kehidupan Modern Baru di Cikarang
Bisnis
Pegawai Bongkar Kebobrokan Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Pemerintahan
Aktivis Mahasiswa Kecam Perusakan Banner Mosi Tidak Percaya Karyawan Perumda
Pemerintahan
DEKOPINDA Kab. Bekasi Gelar Rakerda, Dilanjutkan Pengukuhan Pengurus Badan Khusus dan Lembaga Teknis
Pemerintahan
Dirum Perumda Bakal Lengser?
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Kejaksaan Negeri Cikarang Diminta Usut Lemindo

Kejaksaan Negeri Cikarang Diminta Usut Lemindo

admin Published 16/05/2024
Share
3 Min Read
Bimtek Bumdes di Bali
Bimtek Bumdes di Bali

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Lembaga Management Indonesia (Lemindo) pihak penyelenggara Bimtek Kades dan BPD di Bali 6-10 Mei lalu, dianggap tidak profesional dalam pelaksanaan bimtek dan diduga merugikan uang negara karena dalam penyelenggaraannya ditemukan beberapa kejanggalan.

LSM Kompi menjelaskan, terdapat nota Kesepahaman (MoU) antara Jaksa Agung dengan Menteri Desa PDTT pada tanggal 15 Maret 2018 dan diperbaharui pada Maret 2023 Yg kemudian diperkuat lagi dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Jamintel dengan Sekjen Kemendes. TerKait maraknya pemberitaan tentang penyelenggaraan Bimtek 179 Kepala Desa Kabupaten Bekasi di Bali, Kompi meminta agar Kejari Cikarang untuk melakukan penyelidikan dugaan perbuatan melawan hukum yang berpotensi terjadinya dugaan tindak pidana korupsi.

“Kami menduga ada tindakan korupsi yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Lemindo. Pada undangan yang dikirimkan kepada para Kepala Desa tertulis bahwa dengan biaya Rp15 juta, setiap peserta akan menginap di Hotel Grand Inna Kuta Bali dengan harga kamar termurah Rp800 ribu per malam. Kenyataannya, lokasi penginapan dipindahkan ke Hotel Paragon dengan harga Rp400 ribu per malam,” beber Ketua Umum LSM Kompi Ergat Bustomy Ali.

Menurut Ergat, kapabilitas dan keberadaan Lemindo patut menjadi pertanyaan. Lokasi kantor Lemindo diduga berada di rumah sewa dan bukan ruko atau perkantoran. Ditambah, pengalaman Lemindo sebagai penyelenggara sangat minim, hal ini terlihat dari aktifitas Lemindo yang masih sangat sedikit di media sosialnya.

“Ada hal yang janggal, Lemindo mengajukan penawaran penyelenggaraan bimtek ke desa dengan sejumlah anggaran, sementara DPMD tidak mengetahui. Tidak mungkin pihak luar dapat melaksanakan bimtek tanpa ada dorongan dari pihak berkepentingan,” kata Ergat.

Selain itu, Ergat menjelaskan bahwa acara Bimtek tersebut tidak bisa diselenggarakan karena tidak ada dalam RKP Desa seperti yg diatur dalam PerMenDes no 8 tahun 2022 tentang prioritas penggunaan dana desa. Selain itu, menurut keterangan peserta yang berhasil dihimpun, tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari DPMD tentang adanya acara Bimtek tersebut.

“Lemindo tidak dalam kapasitas untuk mengundang Kepala Desa untuk menghadiri acara Bimtek tersebut. Kami juga menduga acara Bimtek di Bali adalah acara yang dibuat oknum tertentu untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan menggunakan dana desa,” terangnya.

LSM Kompi berharap, Kejari Cikarang dapat menyelidiki dugaan korupsi dalam kegiatan Bimtek Bali. Sebab, kegiatan tersebut kurang bermanfaat karena dari fakta yang didapat, ternyata hanya 18 Desa yg BumDesnya punya legalitas.

“Kami meminta agar segera memanggil dan memeriksa semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan acara tersebut untuk mengungkap dugaan korupsi yang merugikan negara senilai  Rp5,3 miliar lebih ini. Jika tidak segera ditindak, kami akan melaporkan ke Kejati Jawa Barat dan Komisi Kejaksaan agar persoalan ini dapat dituntaskan,” tutupnya. (***)

You Might Also Like

Pegawai Bongkar Kebobrokan Dirum Perumda Tirta Bhagasasi

Aktivis Mahasiswa Kecam Perusakan Banner Mosi Tidak Percaya Karyawan Perumda

DEKOPINDA Kab. Bekasi Gelar Rakerda, Dilanjutkan Pengukuhan Pengurus Badan Khusus dan Lembaga Teknis

Dirum Perumda Bakal Lengser?

Sikapi Dinamika Aparat, Pemuda Patriot dan Digdaya Serukan Pemuda Nusantara Jaga Ketertiban

admin 16/05/2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article AHY Bertemu The Netherlands Cadastre di Washington DC Bahas Inovasi Di Bidang Pertanahan
Next Article Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi Adakan Sosialisasi Sertipikat Elektronik

Paling Banyak Dibaca

BPJS Ketenagakerjaan Cikarang dan DEKOPINDA Kab. Bekasi Jalin Sinergi Lindungi Pekerja Koperasi
Pemerintahan 01/07/2026
KUA Cikarang Timur Gelar Santunan Anak Yatim dan Duafa di Momen Tahun Baru Islam
Pemerintahan 02/07/2026
EJIP Raih CSR Award 2026, Perkuat Sinergi dengan LPM dan Lingkungan
Pemerintahan 09/07/2026
Jon Soni Soelaksono Founder Papurinsi Industrial Partners
Daya Saing Jadi Kunci, Jawa Barat Fokus pada Strategi ‘Investment Retention’
Pemerintahan 29/06/2026
Hari Bhayangkara ke-80, PB SPMNI Apresiasi Peningkatan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
Pemerintahan 01/07/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?