Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

admin Published 10/08/2026
Share
3 Min Read

BEKASI – Upaya memperkenalkan sekaligus mengangkat potensi kuliner khas Kabupaten Bekasi terus dilakukan melalui berbagai kegiatan kreatif. Salah satunya melalui lomba masak antar-chef yang diikuti 16 peserta dengan mengusung tema kreasi masakan khas Bekasi berbahan dasar ikan gabus.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Gebrak 2026 Vol.2, yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku kuliner untuk mengeksplorasi kekayaan pangan lokal Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 16 peserta ditantang mengolah ikan gabus menjadi sajian yang memiliki cita rasa khas, kreatif, menarik secara tampilan, sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk kuliner unggulan daerah.

Ikan gabus dipilih bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai salah satu bahan pangan yang dekat dengan masyarakat Bekasi, ikan gabus dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai menu modern tanpa meninggalkan identitas kuliner lokal.

Kreasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas perlombaan. Lebih jauh, olahan ikan gabus khas Bekasi diharapkan mampu dikembangkan menjadi menu yang memiliki nilai jual dan dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas, bahkan menembus pasar internasional.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bekasi, Tuti Yasin, menyambut positif digelarnya lomba kreasi kuliner tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum untuk menggali potensi makanan khas daerah sekaligus mendorong pelaku kuliner agar lebih berani melakukan inovasi.
Tuti berharap olahan ikan gabus tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional, tetapi dapat dikemas secara kreatif sehingga memiliki daya tarik bagi wisatawan maupun masyarakat dari luar daerah.

“Harapannya, melalui lomba ini lahir kreasi-kreasi baru berbahan ikan gabus yang benar-benar menjadi ciri khas Bekasi. Jangan hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus dikembangkan hingga dikenal secara nasional dan bahkan internasional,” ujar Tuti.

Ia menilai pengembangan kuliner lokal memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata. Ketika sebuah daerah memiliki makanan khas yang kuat dan menarik, kuliner tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang dan mengenal lebih jauh karakter daerah tersebut.

Karena itu, kreasi ikan gabus dalam Gebrak 2026 Vol.2 diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat identitas kuliner Bekasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha makanan dan minuman.
Lomba ini juga memperlihatkan bahwa bahan pangan lokal dapat memiliki nilai lebih ketika diolah dengan kreativitas, teknik memasak, serta penyajian yang mampu mengikuti perkembangan selera masyarakat.

Dengan mengangkat ikan gabus sebagai bahan utama, Gebrak 2026 Vol.2 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan kearifan kuliner lokal dengan inovasi modern.

Harapannya, dari dapur-dapur kreatif para peserta tersebut dapat lahir satu atau beberapa menu unggulan yang nantinya mampu menjadi ikon kuliner Kabupaten Bekasi dan membawa nama Bekasi tidak hanya ke tingkat nasional, tetapi juga ke panggung kuliner internasional.

You Might Also Like

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih

BPN Kab. Bekasi Salurkan Ganti Rugi untuk 31 Bidang Tanah Tol Japek II Selatan dan Tol Cimaci

admin 10/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Paling Banyak Dibaca

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?