Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Keren, Bonus Atlet Koni Kab. Bekasi Tanpa Potongan
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Olahraga > Keren, Bonus Atlet Koni Kab. Bekasi Tanpa Potongan

Keren, Bonus Atlet Koni Kab. Bekasi Tanpa Potongan

admin Published 20/06/2022
Share
3 Min Read
Sekretaris Koni Kabupaten Bekasi Abdul Halim.
Sekretaris Koni Kabupaten Bekasi Abdul Halim.

Fakta Bekasi, CIKARANG TIMUR– Bonus atlet PON Papua 2021 lalu asal Kabupaten Bekasi yang meraih medali tanpa potongan. Atlet yang mendapat bonus dari Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bekasi menerima haknya tanpa dipotong Koni sebagai induk organisasi keolahragaan. Koni Kabupaten Bekasi justru mengharamkan bonus atlet dipotong dan sepatutnya ditambah bukan dikurangi.

Sekretaris Koni Kabupaten Bekasi Abdul Halim menjelaskan, seluruh atlet Koni yang mendapat bonus dari pemerintah provinsi dan daerah menerima haknya secara penuh. Koni tidak mengharuskan ada potongan dari bonus atlet karena sudah mendapatkan bantuan hibah. Selain itu, bonus merupakan hak atlet karena prestasi dan diapresiasi pemerintah.

“Bonus itu hak atlet, jangan dipotong dengan alasan apapun. Apalagi pemerintah sudah memberikan hibah untuk kegiatan dan pembinaan atlet di organisasi, jadi kami haramkan potongan bonus atlet,” papar Halim.

Ditambahkan, atlet Koni yang menerima bonus diperbolehkan untuk membagi sebagian bonusnya, bukan dipotong. Jika atlet ingin memberikan sebagian bonusnya untuk atlet yang belum mendapat bonus atau pelatih, itu sudah menjadi hak atlet. Karena Koni tidak pernah memaksa apalagi memotong bonus atlet.

“Jika mereka (atlet penerima bonus) ingin berbagi ke sesama atlet dan pelatih dengan ikhlas, dipersilahkan. Dan kami tidak pernah memaksa apalagi atlet ditekan dan dipatok persentase untuk memberikan sebagian bonus atlet,” terangnya.

Koni Kabupaten Bekasi, jelas Halim sebagai induk organisasi olahraga tidak ada dalam AD/ART yang mengatur adanya kewajiban atlet untuk memberikan kontribusi dari bonus yang diterima.

“AD/ART Koni hanya mengatur tentang keorganisasian, tidak ada persentase atau kewajiban atlet untuk memberikan kontribusi. Makanya kami (Koni) mengharamkan potongan bonus atlet apapun dalihnya. Jika ada potongan bonus atlet, sangat tidak manusiawi,” pungkas Halim.

Untuk diketahui, NPC Kabupaten Bekasi berpisah dari Koni sejak 2014 lalu. Sebelum berpisah, NPCI merupakan cabor bagi disabilitas dibawah naungan Koni. Sebelum berpisah, seluruh kegiatan NPCI berada dibawah pengawasan Koni.

Sebelumnya, Pemkab Bekasi melalui Disbudpora telah mencairkan bonus atlet peraih medali di Peparnas Papua beberapa waktu lalu. Namun setelah dana diberikan kepada atlet, NPC Kabupaten Bekasi melalui Sekretaris NPC Norman Yulian meminta dana kontribusi kepada atlet dengan besaran 30 persen dan ditransfer ke rekening pribadinya. Plt Disbudpora Henry Lincoln dan Ketua NPC Kardi Leo tidak mengetahui jika dana kontribusi ditransfer ke rekening pribadi Norman.

Bahkan sepatutnya dana kontribusi atlet sudah tidak boleh dilakukan karena NPC Kabupaten Bekasi telah menerima hibah dari Pemkab Bekasi senilai puluhan miliar. Apalagi, Kabupaten Bekasi akan menjadi tuan rumah Peparda 2022, Pemkab Bekasi menggelontorkan hibah mencapai Rp20 miliar untuk menyukseskan Peparda. (FB)

You Might Also Like

Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025

Pemkab Bekasi Apresiasi Pegiat Olahraga KORMI, Antarkan Jabar Juara Umum FORNAS 2025

Piala Soeratin U-15 Jawa Barat Kembali Dihelat di Kabupaten Bekasi

PSSI Kabupaten Bekasi Hadirkan Kompetisi U-12 dan U-14 Pertama Kali

Potensi Emas Sepak Bola Kab. Bekasi Dilirik Levante UD, 20 Pemain Terbang ke Spanyol

admin 20/06/2022
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Fraksi PAN Dorong Pemda Bekasi Melakukan Percepatan Anggaran Tahun 2022
Next Article KAWALI Tekan Pemkab Bekasi, Terkait Eksploitasi Air Tanah Oleh Perusahaan Nakal

Paling Banyak Dibaca

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025
Bisnis 30/07/2025
Luncurkan Pelatihan Macrame, Lippo Cikarang Dukung Penuh UMKM Kabupaten Bekasi
Bisnis Pemerintahan 30/07/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Menteri ATR Tekankan Peta Akurat sebagai Kunci Sukses Pembangunan Nasional
Pemerintahan 07/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?