Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: MENDAGRI Minta Pemda Bekasi Berinovasi Dalam Penanganan Covid-19
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lippoland Hadirkan OAZE, Ekosistem Kehidupan Modern Baru di Cikarang
Bisnis
Pegawai Bongkar Kebobrokan Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Pemerintahan
Aktivis Mahasiswa Kecam Perusakan Banner Mosi Tidak Percaya Karyawan Perumda
Pemerintahan
DEKOPINDA Kab. Bekasi Gelar Rakerda, Dilanjutkan Pengukuhan Pengurus Badan Khusus dan Lembaga Teknis
Pemerintahan
Dirum Perumda Bakal Lengser?
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > MENDAGRI Minta Pemda Bekasi Berinovasi Dalam Penanganan Covid-19

MENDAGRI Minta Pemda Bekasi Berinovasi Dalam Penanganan Covid-19

admin Published 12/05/2020
Share
4 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah khususnya Bekasi baik Kabupaten maupun Kota serta Kabupaten Karawang untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan terobosan terobosan dan inovasi. Hal itu disampaikannya saat kunjungan dalam rangka diskusi terkait penanganan Covid-19 di Gd. Wibawa Mukti Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Selasa (12/5/2020).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Bupati Bekasi, Eka SupriaAtmaja, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, serta Bupati Karawang, Cellica Nur Rachdiana juga diikuti  oleh Forkopimda dari masing masing wilayah, serta Kepala Perangkat Daerah (PD), seluruh Camat dan Perwakilan Majelis Agama.

“Mohon nanti Bapak Bupati, Pak Walikota dan Wakil, didukung oleh Bapak/Ibu sekalian membuat terobosan-terobosan untuk Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Insyaallah kalau terobosan itu positif, bisa menjadi model. Silakan didiskusikan, buat terobosan, dan kemudian terobosan itu untuk menjadi model di daerah-daerah lain,”  pungkas Tito, saat diwawancarai.

Sebagai salah satu pusat industri, Karawang dan Bekasi memiliki peran penting dalam menyuplai logistik nasional. Oleh karena itu, Mendagri memandang diperlukan terobosan untuk menjaga stabilitas ekonomi, di samping tetap menjaga keselamatan dan kesehatan publik.

“Kesehatan publik harus bisa kita tangani, kita manage, tapi ekonomi juga bisa survive. Bekasi dan Karawang adalah salah satu daerah ekonomi yang penting dalam supply chain and production chain, rantai produksi, rantai suplai, logistik nasional. Bagaimana me-manage agar industri ini ke depan nanti tetap bisa berjalan meskipun vaksin belum ditemukan. Saya mengharapkan terobosan dari otoritas di Bekasi, dengan misi seperti itu, mampu menekan Covid-19 sehingga akhirnya melandai atau menurun drastis, ditambah dengan kesiapan kita untuk membuka ekonomi kembali agar ekonomi kita bisa pulih dan bangkit,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja turut memaparkan secara langsung hasil evaluasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada Mendagri. Menurutnya, saat ini kondisi kejadian positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi cukup stabil. Adanya kasus penambahan positif diakuinya terjadi setelah dilakukan PCR dan Rapid Tes.

“Sasaran rapid tes, ditempat kerumunan seperti terminal dan pasar termasuk para pedagang. Kita harus menemukan kasus orang yang positif agar memutus mata rantai terhadap penyebaran Covid-19,” terangnya.

Selain itu, Eka juga mengatakan, ada 6 jenis bantuan sosial yang telah di distribusikan oleh Pemkab Bekasi. Diantaranya, Program Keluarga Harapan RI, dengan total 70.494 KPM, Program Sembako RI, 98.197 KPM, Program Sembako Perluasan (KKS Covid-19) RI, 48.494 paket bantuan.

Selanjutnya, Bantuan Tunai dan Non Tunai Gubernur Jawa Barat, 30.005 KPM, Bantuan Paket Sembako Pemkab Bekasi, 158.700 KPM dan Usulan Calon Penerima Manfaat Bansos Tunai Kementerian Sosial RI, sebanyak 38.708 KPM.

“Terkait dengan bantuan sosial dapat saya sampaikan sudah 6 jenis yang sudah berjalan. Bertambah 2 bantuan di Kabupaten Bekasi menjadi 8 pintu. Bantuan ke desa desa sampai saat ini terus berjalan. Serta lumbung pangan dan titik cek poin yang ada di juga masih berjalan,” imbuhnya.

Kegiatan Kunjungan Kerja Mendagri Ke Kabupaten Bekasi diakhiri dengan pemberian bantuan Kemendagri berupa masker sebanyak 7500 pcs dan handsanitizer 1200 botol, serta buku pedoman manajemen bagi Pemerintah Daerah. (FB)

You Might Also Like

Pegawai Bongkar Kebobrokan Dirum Perumda Tirta Bhagasasi

Aktivis Mahasiswa Kecam Perusakan Banner Mosi Tidak Percaya Karyawan Perumda

DEKOPINDA Kab. Bekasi Gelar Rakerda, Dilanjutkan Pengukuhan Pengurus Badan Khusus dan Lembaga Teknis

Dirum Perumda Bakal Lengser?

Sikapi Dinamika Aparat, Pemuda Patriot dan Digdaya Serukan Pemuda Nusantara Jaga Ketertiban

admin 12/05/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pemkab Bekasi Sepakat Pemberlakuan PSBB Hingga Satu Pekan Kedepan
Next Article Kunjungan Mendagri Ke Kebaupaten Bekasi, Bupati Bekasi: Kami Jadi Semangat

Paling Banyak Dibaca

BPJS Ketenagakerjaan Cikarang dan DEKOPINDA Kab. Bekasi Jalin Sinergi Lindungi Pekerja Koperasi
Pemerintahan 01/07/2026
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Pemerintahan 25/06/2026
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Pemerintahan 25/06/2026
Kenali Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah
Pemerintahan 25/06/2026
KUA Cikarang Timur Gelar Santunan Anak Yatim dan Duafa di Momen Tahun Baru Islam
Pemerintahan 02/07/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?