Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Pemkab Bekasi Turunkan Angka Stunting, Ini Upaya
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gila, ternyata Honor Dewas Perumda Tirta Bhagasasi melebihi Laba Perusahaan pada tahun 2025.
Pemerintahan
P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel
Pemerintahan
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Pemkab Bekasi Turunkan Angka Stunting, Ini Upaya

Pemkab Bekasi Turunkan Angka Stunting, Ini Upaya

admin Published 18/06/2020
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus gencar menekan angka kasus Stunting di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan Deklarasi Pelaksanaan Percepatan Pencegahan Stunting oleh para pemangku kebijakan melalui acara Rembug Stunting yang digelar, Kamis (18/6/2020) secara virtual di Command Center, Gedung Diskominfo Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin secara langsung kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Unsur Swasta.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi meminta seluruh perangkat daerah termasuk pemerintah desa agar menjadikan program pencegahan stunting ini sebagai bagian dari rencana kerja.

“Saya meminta, kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan agar secepatnya direalisasikan sesuai dengan jadwal dan tepat sasaran,” jelasnya

Dirinyapun berharap target percepatan penanganan stunting di tahun 2021 dapat diselesaikan secara tepat waktu di semua lokus, tanpa harus menunggu sampai tahun 2022.

“Jadi saya harap ada keseriusan dari seluruh perangkat daerah yang ada agar bisa mencapai target percepatan penanganan stunting sesuai dengan target. Mari kita bersama-sama kampanyekan Stop Stunting Itu Penting, di wilayah Kabupaten Bekasi” tutup Bupati Bekasi.

Sementara itu, Sri Enny Mainarti selaku Kepala Dinas Kesehatan dalam paparannya mengatakan bahwa perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun terakhir meningkat.

“Menurut data yang didapat dari Kementerian Kesehatan, perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun terakhir meningkat. Dimana di tahun 2016 itu sebesar 20,3 kemudian di tahun 2017 sebesar 23,7 dan terakhir tahun 2018 mencapai angka 26,4” jelasnya

Sri Enny menjelaskan bahwa Kabupaten Bekasi menargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk penurunan angka stunting di tahun 2022 adalah sebesar 6%.

Diwawancarai terpisah, Irsan selaku Kepala Bidang Sosial Budaya dan Ekonomi Bappeda Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa stunting merupakan salah satu program nasional dari Presiden Republik Indonesia dalam pembangunan Sumber Daya Manusia.

“Ada 8 aksi integrasi intervensi penurunan angka stunting, yg pertama analisa situasi, rencana kegiatan dan sekarang kita ada di tahap tiga yaitu rembuk stunting,” ucapnya

Menurutnya, rembuk stunting sendiri merupakan suatu komitmen oleh pemangku kepentingan untuk melaksanakan program percepatan pertumbuhan stunting di Kabupaten Bekasi ini.

Irsan menyebutkan, di Kabupaten Bekasi ini ada sebanyak 29 program dan 68 kegiatan untuk mencegah pertumbuhan angka stunting. Angka ini belum termasuk kegiatan di setiap Desa untuk menangani program stunting ini.

“Sekarang ini bukan bagaimana kita menangani stunting, tapi bagaimana kita mencegah stunting sejak dini,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui bahwa stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya. (FB)

You Might Also Like

Gila, ternyata Honor Dewas Perumda Tirta Bhagasasi melebihi Laba Perusahaan pada tahun 2025.

P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

admin 18/06/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pemkab Bekasi Terima Bantuan Pusat Daur Ulang Sampah Dari KLHK
Next Article Tingkatkan Literasi Masyarakat, Pemkab Bekasi Terima CSR

Paling Banyak Dibaca

P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel
Pemerintahan 22/09/2026
Gila, ternyata Honor Dewas Perumda Tirta Bhagasasi melebihi Laba Perusahaan pada tahun 2025.
Pemerintahan 22/09/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?