Minggu , 15 September 2019
Bupati Bekasi Eka  Supria Atmaja tinjau pelayanan di RDUD Kabupaten Bekasi. FOTO: Istimewa/ Humas Pemkab Bekasi. 
Bupati Bekasi Eka  Supria Atmaja tinjau pelayanan di RDUD Kabupaten Bekasi. FOTO: Istimewa/ Humas Pemkab Bekasi. 

Pencanangan Zona Intergritas RSUD Kabupaten Bekasi Menuju WBK dan WBBM

Facebooktwittergoogle_plusmail

Fakta Bekasi, CIBITUNG-Dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi gelar pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang bertempat di auditorium RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (9/9/2019).

Pencanangan zona integritas yang dilakukan pertama kali di RSUD Kabupaten Bekasi, diharapkan dapat menjadi langkah utama untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, bahwa selain fokus membangun infrastruktur, kesehatan juga menjadi salah satu fokus pembangunan kedepan terhadap pelayanan yang diberikan, termasuk RSUD yang melakukan peningkatan perubahan yang cukup signifikan.

“Saya berharap RSUD tetap mempertahankan ini semua menjadi lebih baik lagi, terkait zona integritas, jadi bukan hanya RSUD saja yang membuat zona integritas ini,” ucapnya.

Eka mengaku sangat apresiatif, terhadap RSUD karna dapat menjadikan contoh bagi Perangkat Daerah (PD) lainnya di Kabupaten Bekasi guna membangun zona integritas.

“Saya juga mengharapkan bagi para perangkat daerah lainnya untuk mentargetkan kesiapan dalam membangun zona integritas di masing-masing agar bisa membangun menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Selain itu dirinya juga mentargetkan dalam 6 bulan kedepan akan ada perubahan-perubahan besar yang signifikan pada infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya juga mengajak PD untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Contohnya penggunaan mobil RSUD yang membuat mobil ambulan bekas menjadi sarana transportasi antar gedung di RSUD,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Sumatri menambahkan bahwa tujuan dari pencangan ini dilakukan agar dapat memberikan pemahaman dan menerapkan semangat bersih dari korupsi kepada seluruh pekerja terutama di RSUD Kabupaten Bekasi.

“Kami harap tentunya dengan dilakukannya pencanganan ini dapat terus menumbuhkan rasa semangat bagi kita semua tentang bersih dari korupsi,” tuturnya.

Usai melaksanakan kegiatan Pencanangan, Bupati Bekasi didampingi jajaran perangkat daerah melihat berbagai fasilitas yang ada di RSUD Cibitung, dari mulai fasilitas rawat inap sampai ke ruang operasi. (FB) 

Facebooktwittergoogle_plusmail