Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Peserta Bimtek Kades dan BPD di Bali Kecewa
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Peserta Bimtek Kades dan BPD di Bali Kecewa

Peserta Bimtek Kades dan BPD di Bali Kecewa

admin Published 08/05/2024
Share
2 Min Read
Bimtek Bumdes di Bali
Bimtek Bundes di Bali

Fakta Bekasi, BALI– Penyelenggaraan bimbingan tekhnis kepala desa dan BPD se Kabupaten Bekasi di Bali tidak terkoordinasi dengan baik. Banyak peserta bimtek yang kecewa lantaran saat pelaksaan bimtek, narasumber yang dihadirkan tidak jelas. Bahkan dari mulai kedatangan, para peserta terbengkalai di bandara.

Salah satu peserta bimtek mengaku, saat kedatangannya di Bali, mereka harus menunggu jemputan yang cukup lama. Belum lagi untuk akomodasi selama perjalanan studi tiru, mereka kerap merogoh kocek sendiri untuk makan dan minum karena tidak disediakan pihak penyelenggara.

“Kita kayak terlantar disini, padahal dalam agenda kegiatannya sudah terencana, tapi kenyataannya gak seperti itu. Ini penyelenggaranya kacau banget deh, kita kan udah ngeluarin uang untuk bimtek ini, tapi pelaksanaannya kayak begini banget,” keluhnya.

Hal serupa dikatakan peserta bimtek lainnya, bahwa narasumber bimtek tidak kompeten karena dalam rundown acara berasal dari Kemendagri tapi kenyataannya tidak jelas orang dan materinya. Bahkan jika tiket bisa dikembalikan, peserta yang kecewa berencana pulang lebih awal.

“Udah gak jelas ini acara, kita juga gak tahu mau ngapain disini. Penyelenggaranya mau dapet untung aja, gak profesional. Kalau bisa juga kita mau pulang duluan, ngapain ikut acara gak jelas begini,” kata dia.

Menurut informasi yang dihimpun, para kepala desa dan BPD harus mengeluarkan anggaran Rp30 juta untuk acara bimtek. Anggaran tersebut berasal dari ADD. Namun pihak penyelenggara yang diketahui bernama Lembaga Management Indonesia (Lemindo) tidak secara profesional mengelola acara bimtek. Bahkan dalam profil media sosial Lemindo, sangat sedikit informasi kegiatan yang pernah dikerjakan. Sehingga kesan tidak profesional dalam penyelenggaraan dapat terlihat dan dikeluhkan peserta bimtek. (***)

You Might Also Like

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih

admin 08/05/2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article LSM Kompi Duga Bimtek Kades  Deklarasi Dukungan Dani Ramdan
Next Article KPU dan Bawaslu Hadiri Bimtek Kades di Bali, Ngapain Ya?

Paling Banyak Dibaca

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?