FAKTA BEKASI, CIKARANG SELATAN- Program Rutilahu Disperkimtan tahun 2025 di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, diklaim calon kepala desa YA sebagai program miliknya dan diganti nama menjadi bebenah imah. Kegiatan yang menggunakan APBD ini, diduga di klaim sebagai program cakades untuk berkampanye ditengah masyarakat. Dari 50 rutilahu, YA diduga mencatut 38 rutilahu sebagai program kampanye dirinya.
Salah satu penerima program bedah Imah tidak mengetahui anggaran tersebut berasal dari Disperkimtan atau cakades YA. Dikatakan, rumahnya diperbaiki oleh YA sebagai bagian dari komitmennya untuk menyejahterakan masyarakat jika dirinya terpilih menjadi kepala desa.
“Uangnya saya gak tau darimana, tapi yang datang pak YA. Kami sih senang rumah kami diperbaiki, emang udah pada bocor juga. Kalau soal uangnya, kita gak ngerti,” terangnya.
Salah satu pegawai Disperkimtan memastikan bahwa kegiatan Rutilahu di Kecamatan Cikarang Selatan terfokus pada satu desa, yakni Desa Sukaresmi. Biaya rutilahu per rumah yaitu Rp20 juta, yang dibagi Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk tukang.
“Untuk tahun 2025 rutilahu ada di desa Sukaresmi. Jika memang diklaim oleh cakades, kami tidak sampai kesitu. Yang fokus bagi dinas bahwa program tersebut secara persyaratan sudah sesuai dan kegiatannya terealisasi. Dan anggarannya pun sudah diserahkan ke desa, untuk pelaksanaannya,” ungkapnya.
Untuk diketahui, cakades YA diduga mengklaim kegiatan rutilahu sebagai program yang dibuat dirinya untuk menyejahterakan masyarakat Sukaresmi. Dalam kegiatan bebenah imah milik YA, diketahui penerima program tersebut sama dengan penerima program rutilahu. YA memanfaatkan rutilahu untuk memuluskan jalannya dalam pilkades tahun ini. 38 bebenah imah yang diusung YA, titiknya sama dengan program rutilahu. (***)