Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Ketum IWO Gelisah, Maraknya Info Hoax Kian Mengkhawatirkan di Medsos
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Ketum IWO Gelisah, Maraknya Info Hoax Kian Mengkhawatirkan di Medsos

Ketum IWO Gelisah, Maraknya Info Hoax Kian Mengkhawatirkan di Medsos

admin Published 28/02/2018
Share
2 Min Read

faktabekasi.com, JAKARTA– Dewan Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) menggelar diskusi bertema “Media di Antara Pusaran Pilkada dan Hoax” di Wisma PKBI, Jakarta, Rabu (28/2).

Ketua Umum IWO Jodhi Yudono dalam sambutannya mengatakan diskusi tersebut dilatarbelakangi oleh kegelisahan atas maraknya info-info hoax yang kian mengkhawatirkan di media sosial.”Ini adalah bagian dari kegelisahan kami dari DPP IWO,” ungkap Jodhi.

Dia menambahkan, tahun 2018 ini sejumlah agenda politik seperti pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 171 daerah di seluruh Indonesia serta tahapan pemilu 2019 yang sudah mulai berjalan membuat beberapa jurnalis banyak yang terlibat sebagai tim sukses.

“Kita sudah sangat sulit membedakan, dia wartawan atau partisan,” tambahnya.

Dia pun mengapresiasi beberapa pengurus IWO yang memilih non aktif di kepengurusan IWO karena menjadi tim sukses salah satu calon kepala daerah.

“Saya sangat berbahagia, beberapa pengurus IWO di pusat dan daerah, memilih non aktif dari kepengurusan karena menjadi tim sukses. Ini contoh yang baik dan kita apresiasi. Ini adalah penegasan bahwa IWO independen,” tuturnya.

Dia mengajak seluruh pengurus dan anggota IWO untuk ikut serta dalam menanggulangi hoax di media sosial. Menurutnya, wartawan adalah ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya hoax karena dapat membahayakan persatuan bangsa.

“Kita harus adil sejak dalam pikiran. Kita harus menjaga Indonesia Raya,” tutupnya.

Diskusi IWO dihadiri oleh perwakilan partai politik, ormas, mahasiswa dan jurnalis dari berbagai daerah. Hadir sebagai narasumber Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Kemkominfo Samuel A. Pangerapan, Kombes Slamet Pribadi dari Divisi Humas Polri, Penasehat Aspemo Iwan Piliang, dan Budayawan Mohammad Sobary. (*)

You Might Also Like

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih

admin 28/02/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Seorang Buruh Pabrik Ditemukan Tak Bernyawa
Next Article Kang Emil Menyasar Dukungan Semua Pihak di Kabupaten Bekasi

Paling Banyak Dibaca

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?