Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Penutupan Ramadan Festival 4.0: Kolaborasi untuk Penguatan UMKM, Pelestarian Budaya dan Layanan Publik Inklusif
Share
Sign In
Notification
Latest News
Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah
Pemerintahan
YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu
Pemerintahan
Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI
Pemerintahan
Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB
Pemerintahan
Perkuat Barisan, DPD Golkar Kab. Bekasi Gelar Konsolidasi di Momentum Buka Bersama
Politik
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Penutupan Ramadan Festival 4.0: Kolaborasi untuk Penguatan UMKM, Pelestarian Budaya dan Layanan Publik Inklusif

Penutupan Ramadan Festival 4.0: Kolaborasi untuk Penguatan UMKM, Pelestarian Budaya dan Layanan Publik Inklusif

admin Published 23/03/2025
Share
3 Min Read
Pemerintah Kabupaten Bekasi sukses menggelar event Ramadan Festival 4.0 tahun 2025, acara secara resmi ditutup oleh Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama unsur Forkopimda di Halaman Museum Gedung Juang 45, Kecamatan Tambun Selatan.

Fakta Bekasi, TAMBUN SELATAN – Bupati Bekasi Ade Kunang Kuswara, didampingi Wakil Bupati Asep Surya Atmaja dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi menutup Ramadan Festival 4.0 di Museum Gedung Juang, Tambun Selatan, pada Minggu (23/3/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan festival tahunan ini. Menurutnya, kegiatan ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, mengembangkan UMKM, serta melestarikan budaya lokal.

“Ram Fest harus menjadi penggerak ekonomi kreatif agar UMKM kita bersinar di tingkat nasional. Selain itu, kegiatan ini juga harus berperan dalam pelestarian budaya serta menghadirkan layanan publik yang inklusif. Inilah wajah Kabupaten Bekasi yang kami bangun melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ade.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menjelaskan bahwa Ramadan Festival 4.0 merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat ekosistem seni, budaya, dan ekonomi daerah. Tahun ini, sebanyak 57 stan UMKM disediakan secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelaku UMKM. Dengan adanya stan gratis, kami berharap mereka dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Iman.

Selain mendukung UMKM, Ramadan Festival 4.0 juga menghadirkan enam layanan publik yang beroperasi sejak awal kegiatan hingga penutupan. Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, donor darah oleh PMI, layanan pajak kendaraan dari Samsat, pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, pendampingan usaha oleh Dinas Koperasi dan UMKM, serta layanan perpanjangan SIM keliling.

Festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba dan pertunjukan seni Islami, seperti lomba kaligrafi, mewarnai kaligrafi, fashion show busana muslim anak, pertunjukan marawis, tari kreasi Islam, serta lomba tabuh bedug.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai Islam dan budaya lokal dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan. Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap Ramadan Festival 4.0 dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di tahun-tahun mendatang. (***)

You Might Also Like

Plt Bupati : Kalau Saya Ingin Audit, Berarti Ada Masalah

YA Bantah Bebenah Imah Adalah Rutilahu

Didampingi PB PMII, Perwakilan Warga Kampung Pilar Cikarang Adukan Nasib Agraria ke DPR RI

Plt Bupati Janji Evaluasi Perumda TB

Rutilahu Desa Sukaresmi Diklaim Cakades, Jadi Alat Kampanye

admin 23/03/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Bupati Bekasi Pastikan Oknum Minta THR ke Pedagang Pasar Cibitung Bukan Pegawai Pemda
Next Article Posko Mudik DPD KNPI Kab. Bekasi Mengutamakan Kenyamanan Bagi Para Pemudik Lebaran 2025

Paling Banyak Dibaca

Jembatan Kuning Citarum Berpotensi Jadi Cagar Budaya, TACB Kab. Bekasi Paparkan Dasar Hukum Lintas Wilayah
Pemerintahan 09/03/2026
Jababeka Luncurkan Malibu Walk, Andalkan Kekuatan Ekosistem Industri untuk Dongkrak Nilai Investasi
Bisnis 23/02/2026
Woww, Perumda TB Terima Puluhan Pegawai Baru
Pemerintahan 19/02/2026
Dirum Perumda TB Diduga Nepotisme Penerimaan Pegawai Baru
Pemerintahan 25/02/2026
Perkuat Harmoni dan Kepedulian Berkelanjutan, LippoLand Dukung Kenyamanan Ibadah Warga Cikarang
Bisnis Pemerintahan Sosial 25/02/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?