FAKTA BEKASI, CIKARANG PUSAT— Paguyuban Procurement dan Purchasing Industri Bekasi (PAPURINSI) memperkenalkan platform digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi di acara Halal Bihalal pada Minggu (2/5/2026) yang berlokasi di Ara’s Coffee, Jayamukti, Deltamas, Cikarang Pusat.
Kegiatan yang dibalut halal bihalal ini menjadi momentum strategis dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pelaku supply chain dalam ekosistem industri.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, para prinsipal manufaktur industri Tier 1 dan Tier 2, praktisi procurement dan purchasing dari berbagai perusahaan industri dan pelaku UMKM penunjang industri.
Founder Papurinsi Jon Soni Soelaksono memperkenalkan inisiatif pengembangan platform digital Papurinsi sebagai solusi integratif dalam mempertemukan kebutuhan industri dengan penyedia barang dan jasa. Prototipe platform ini dipresentasikan oleh PT. Trikarya Kurnia Santosa, yang sekaligus bertindak sebagai cast event dalam kegiatan Halal Bihalal tersebut.
“Acara Halal Bihalal ini tidak hanya bermuatan silaturahmi pasca Idulfitri, namun juga menjadi forum strategis bagi para pelaku supply chain untuk saling berinteraksi, berbagi informasi, serta membangun kolaborasi dalam ruang lingkup ekosistem industri yang lebih terintegrasi,” terangnya.
Perwakilan Kementerian Perindustrian RI bidang procurement dan pengadaan barang dan jasa Siti Aminah menyampaikan apresiasi atas langkah Papurinsi dalam membangun penguatan ekosistem industri di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kehadiran platform digital ini memungkinkan para praktisi procurement dan purchasing dapat terhubung secara langsung dengan penyedia jasa, sehingga memperkuat supply chain serta memperlancar rantai pasok distribusi barang dan jasa di kawasan industri.
Para peserta yang hadir pun menyampaikan antusiasme dan merasa terbantu dengan rencana hadirnya platform digital ekosistem industri tersebut. Mereka berharap Papurinsi dapat segera merealisasikan pengembangan platform tersebut dalam waktu dekat, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh pelaku industri, khususnya di Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat manufaktur nasional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Papurinsi diharapkan semakin berperan sebagai katalisator dalam membangun ekosistem industri yang kolaboratif, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (***)