Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lepas 1.300 Kontingen ke Porprov XV Jabar, Kabupaten Bekasi Bidik Posisi Tiga Besar
Olahraga
LSM KOMPI Laporkan PT Pupuk Kujang Ke Kejari Karawang
Pemerintahan
Hari Terakhir Pengambilan Formulir Bacalon Ketua KNPI Kab. Bekasi, Panitia Imbau Pemuda Terbaik Segera Ambil Peran
Pemerintahan
BPK RI Temukan 17 Kasus PT Pupuk Kujang Yang Belum Diselesaikan
Pemerintahan
Nawawi Al-Aksi Ucapkan Selamat atas Pelantikan PCNU Kabupaten Bekasi 2026–2031, Harapkan Sinergi Ulama dan Pemuda
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi

Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi

admin Published 07/05/2026
Share
3 Min Read
PT Jababeka Infrastruktur menggandeng industri, pemerintah daerah, dan sekolah dalam Forum Diskusi Strategis (FGD) bertema.

Fakta Bekasi, CIKARANG UTARA- Kabupaten Bekasi, pusat industri Jawa Barat, ironisnya mencatat tingkat pengangguran 8,78%—tertinggi di provinsi—meski ribuan lowongan menganga di kawasan industri, sementara lulusan SMK yang seharusnya jadi tulang punggung tenaga ahli masih kurang memenuhi standar. Mengatasi paradoks ini, PT Jababeka Infrastruktur menggandeng industri, pemerintah daerah, dan sekolah dalam Forum Diskusi Strategis (FGD) bertema.

“Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMK untuk Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi” di Hotel Antero Jababeka, Kamis (30/4/2026).

Forum yang dihadiri perwakilan perusahaan Jababeka, Dinas Ketenagakerjaan, Bappeda, BPS, KCD3 Jawa Barat, kepala SMK, serta BKK ini langsung disambut data BPS mencengangkan: 88,8% pengangguran lulusan SMA/SMK tak pernah ikut pelatihan—rata-rata lama sekolah baru setara kelas 1 SMA, jauh dari tuntutan industri modern.

Menyoroti akar masalah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ida Farida, M.Si., menegaskan kompetensi jadi kendala utama. “Perusahaan sering keluhkan matematika dasar SMK lemah, mental kerja belum matang, serta bahasa terbatas. Kita butuh reformasi kurikulum dari SD dengan penguatan STEM untuk lahirkan grand design kolaborasi multisektor,” tegasnya.

Sambung Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, yang posisikan kawasan industri sebagai ‘orkestrator’. “Kami tak hanya sediakan lahan, tapi bangun infrastruktur SDM via sistem informasi terintegrasi yang hubungkan sekolah, pemerintah, dan industri—seperti sukses program pemberdayaan karang taruna yang sudah hasilkan tenaga terampil di perusahaan kawasan,” ujarnya.

Pandangan serupa disuarakan Koordinator KCD3 Jawa Barat, Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., yang dorong SMK lebih proaktif bermitra lewat Teaching Factory (TEFA), Kelas Industri, pemerataan kualitas sekolah, serta program Sekolah Maung berbasis Gapura Panca Waluya untuk kuatkan karakter. Sementara perwakilan PT Cisindo, Bu Ayu, tambah soal etos kerja bersama dan optimalisasi KarirHub yang masih lemah kurasi serta inkonsistensi regulasi.

Dari kalangan sekolah, Haris Munbarzan (BKK SMK 1 Cikarang Barat) dan FKKS usul revitalisasi Forum BKK yang vakum sejak 2019, plus skema magang terstruktur serta rekrutmen kontrak—semua jadi jembatan pendidikan-industri yang disepakati bersama.

Puncak FGD lahirkan tiga komitmen strategis: (1) Tim lintas sektor perusahaan-KCD-BKK untuk tingkatkan kualitas SMK berkelanjutan; (2) Pengarusutamaan isu pengangguran di APBD, masuk roadmap RPJMD 2029; (3) Adopsi model pendidikan berkarakter Jawa Barat. Bappeda langsung serap masukan untuk roadmap turun pengangguran, ditutup Didik Purbadi: “Infrastruktur SDM adalah investasi jangka panjang keberlanjutan industri Bekasi.”

You Might Also Like

LSM KOMPI Laporkan PT Pupuk Kujang Ke Kejari Karawang

Hari Terakhir Pengambilan Formulir Bacalon Ketua KNPI Kab. Bekasi, Panitia Imbau Pemuda Terbaik Segera Ambil Peran

BPK RI Temukan 17 Kasus PT Pupuk Kujang Yang Belum Diselesaikan

Nawawi Al-Aksi Ucapkan Selamat atas Pelantikan PCNU Kabupaten Bekasi 2026–2031, Harapkan Sinergi Ulama dan Pemuda

Refleksi Kepemimpinan: Pemuda Patriot dan Digdaya Indonesia Gelar Diskusi Publik Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

admin 07/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Next Article Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

Paling Banyak Dibaca

Mau Mutasi? Fortala Ingatkan Lima Kepala OPD Bermasalah
Pemerintahan 08/10/2026
Perkuat Soliditas dan Transformasi Digital, KOTI Mahatidana PP Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Bulanan dan Santunan Yatim
Pemerintahan 11/10/2026
FORTALA Minta Plt. Bupati Bekasi Tuntaskan Amanat Perda TJSLP Sebelum Buat Inovasi CSR
Pemerintahan 17/10/2026
DPRD Kabupaten Bekasi Siapkan Usulan Pengangkatan Bupati Bekasi Definitif
Pemerintahan 16/10/2026
Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan
Pemerintahan 15/10/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?