Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar
Share
Sign In
Notification
Latest News
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Olahraga > Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

admin Published 07/05/2026
Share
2 Min Read
Sumber bekasi_kab

Cibarusah, Fakta Bekasi – Setelah keterlambatan pengerjaan sport plus Sukatani, kini Sport Plus Cibarusah terindikasi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Diduga, terdapat kelebihan bayar senilai ratusan juta yang disebabkan pengurangan spesifikasi pada pekerjaan.

Sport plus Cibarusah dibangun dengan anggaran sekitar Rp5,8 miliar lebih. Pekerjaan tersebut dilakukan oleh PT. Rama Kasih Sempurna. Meski selesai tepat waktu, namun BPK menilai pembangunan sport plus Cibarusah terindikasi adanya potensi kelebihan bayar yang dilakukan Disbudpora ke PT. Rama Kasih Sempurna.

Kepala Disbudpora Iman Nugraha menjelaskan, Sport Plus Cibarusah masih dalam proses pemeriksaan BPK. Sehingga belum dipastikan berapa temuan kelebihan bayar pada pekerjaan tersebut. Menurutnya, setiap hasil pekerjaan yang diperiksa, terindikasi adanya temuan.

“Kalau diperiksa BPK memang ada indikasi temuannya (kelebihan bayar), dan kami menunggu hasil pemeriksaannya. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan BPK,” terangnya melalui telepon whatsapp.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang (UMBK) Hamluddin mengatakan, umumnya penerima kerja (kontraktor) hanya memikirkan selisih anggaran yang bisa diambil sebagai keuntungan, sehingga kualitas bangunan dikurangi. Ini risikonya tinggi, baik administrasi maupun teknis ketika sarana digunakan.

“Perlu pengawasan kuat dari DPRD, mulai dari penganggaran sampai pemantauan pelaksanaan dan evaluasi. Harusnya setiap proyek ada evaluasi berkala saat proyek masih berlangsung, bisa dilakukan oleh komisi 2 DPRD dengan memanggil mitranya,” ungkapnya. (***)

You Might Also Like

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Kades Jayamukti Pastikan Lingkungan Tetap Bersih

admin 07/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi
Next Article Melalui Liga Jabar Istimewa, Piala Ibu Kapolres Bekasi U-12 Resmi Bergulir

Paling Banyak Dibaca

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?