Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Museum Digital Gedung Juang 45 Resmi Dibuka
Share
Sign In
Notification
Latest News
Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar
Olahraga Pemerintahan
Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi
Pemerintahan
PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi
Pemerintahan
PSSI Kab. Bekasi Kick-Off Liga Jabar Istimewa U-10 di Stadion Mini Cikarang
Olahraga
Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis
Bisnis
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Museum Digital Gedung Juang 45 Resmi Dibuka

Museum Digital Gedung Juang 45 Resmi Dibuka

admin Published 20/03/2021
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, TAMBUN SELATAN – Museum Digital Gedung Juang 45 Bekasi secara resmi dibuka untuk umum oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Jumat malam (19/03/21).

Acara peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita di halaman museum ini turut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bekasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju, beserta jajaran perangkat daerah pemerintah Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam membantu serta mendukung perbaikan Gedung Juang 45 Bekasi hingga menjadi museum digital yang terlihat lebih modern.

Eka menyebutkan, Museum Gedung Juang 45 Bekasi akan menjadi ikon serta pusat Kabupaten Bekasi yang dapat diwariskan sampai ke generasi berikutnya.

“Saya apresiasi seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung perbaikan Gedung Juang 45 Bekasi ini menjadi museum digital yang tadinya terlihat kumuh menjadi lebih modern lagi,” tuturnya.

Dirinya berharap agar museum digital ini dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dalam mempelajari sejarah Bekasi dari sebelum kemerdekaan, saat memperjuangkan kemerdekaan, hingga mendapatkan kemerdekaan dari para penjajah.

Masyarakat Kabupaten Bekasi, kata Eka, diharapkan dapat selalu mengingat kegigihan para pejuang Bekasi dalam ikut merebut kemerdekaan.

“Harapannya gedung ini menjadi museum digital yang nantinya masyarakat Kabupaten Bekasi bisa mengetahui dari mulai Bekasi jaman sebelum merdeka, jaman memperjuangkan kemerdekaan sampai merdeka,” jelasnya.

Selain itu, dirinya ingin museum digital ini dapat menjadi pusat pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal sejarah dan mencintai daerahnya, serta dapat memiliki tekad bersama dalam memajukan Kabupaten Bekasi.

“Semoga museum ini dapat menjadi pusat pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal sejarah daerahnya, mencintai daerahnya, serta dapat mempunyai tekad bersama untuk memajukan Kabupaten Bekasi agar tambah baik,” ucapnya.

Bupati yang akrab dipanggil Bang Eka ini mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bekasi yang ingin datang ke Museum Gedung Juang 45 Bekasi dapat menggunakan transportasi umum seperti kereta api. Karena selain menghindari macet, letak museum ini sangat dekat dengan Stasiun Kereta Api Tambun yang dapat dijangkau dengan jalan kaki saja.

“Mari gunakan transportasi umum untuk ke Museum Gedung Juang 45 Bekasi. Saya sudah coba menggunakan kereta api untuk datang kesini dan memang aksesnya sangat mudah, cepat, dan terhindar dari kemacetan,” ujarnya.

Museum Gedung Juang 45 Bekasi, yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin Desa Setiadarma Kecamatan Tambun Selatan, dibuka untuk umum mulai Sabtu, 20 Maret 2021 dengan jam operasional pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Pengunjung tidak dikenakan biaya. Namun diminta untuk menerapkan  protokol kesehatan dengan baik agar terhindar dari penularan Covid-19. Jumlah pengunjung dibatasi maksimal 20 orang saja yang berada di dalam museum dalam waktu yang bersamaan sehingga pengunjung harus masuk secara bergantian. (FB)

You Might Also Like

Loh.. Loh.. Loh.. Sport Plus Cibarusah Diduga Terindikasi Kelebihan Bayar

Tingkat Pengangguran 8,78%: Industri, Pemerintah, dan Sekolah Duduk Bersama Susun Solusi Nyata untuk SDM SMK Kab. Bekasi

PAPURINSI Perkenalkan Platform Digital Penguatan Ekosistem Industri Bekasi

Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

admin 20/03/2021
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Pejabat Struktural Kembali di Lantik Bupati Bekasi
Next Article Bupati Diduga Terima Aliran Dana WC dan E-Catalog

Paling Banyak Dibaca

Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Raih PROPER Keenam Kalinya PT Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER
Bisnis 09/04/2026
Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif
Bisnis 13/04/2026
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan 15/04/2026
Aset Kendaraan NPCI Digadai
Pemerintahan 14/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?