Home / Pemerintahan / Aksi Unjuk Rasa LMP dan Brigez Anggap PT Samsung Tertutup

Aksi Unjuk Rasa LMP dan Brigez Anggap PT Samsung Tertutup

Facebooktwittermail
Ratusan massa LMP dan Brigez didepan PT Samsung.

Fakta Bekasi, KABUPATEN BEKASI— Ratusan massa Laskar Merah Putih (LMP) dan Brigez kepung PT. Samsung yang beralamat Kawasan Jababeka, Jl. Jababeka Raya, Desa Harja Mekar, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (11/9/2023).

Ketua LMP Macab Kabupaten Bekasi Eko Triyanto W, ST mengatakan, aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan LMP dan Brigez yang selama ini tidak dianggap oleh pihak PT. Samsung, dimana sebanyak tiga kali bersurat yang dilayangkan prihal kerjasama tidak pernah diindahkan.

“Pertama kami mempertanyakan terkait ketenagakerjaan, karena PT Samsung ini perusahaan yang sangat tertutup sudah tiga kali kami masukan surat kerjasama, jangan berpikir untuk memberikan kerjasama, surat kami saja diblok di pos scurity dan tidak mau menerima dan selama tiga bulan juga kami menunggu jawaban agar mereka membuka pintu kerjasama, inilah salah satu puncak kekecewaan kami,” tegas Eko.

Eko menambahkan, dengan kekecewaan tersebut dirinya menganggap bahwa PT Samsung merupakan perusahaan yang seakan membentuk negara didalam negara.

“Intinya aksi kami ini adalah bentuk kekecewaan kami atas perusahaan Samsung yang seakan ada negara didalam negara,” ujarnya.

Usai mediasi, Eko menegaskan bila dalam seminggu tidak ada jawaban dari PT Samsung, LMP dan Brigez akan mengerahkan massa lebih besar yang akan dibantu para pengurus LMP dan Brigez se- Jawa Barat.

“Hasil mediasi sekitar 30 menit tadi dengan pihak management Samsung belum ada titik temu, mereka menjanjikan seminggu kedepan ada kabar. Tetapi kami juga memberikan waktu bila tidak ada realisasi kami akan turun dengan massa yang lebih besar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ormas Brigez DPW Kabupaten Bekasi Dede Khoer Efendi mengatakan memberikan waktu dan kesempatan pihak Manajemen PT Samsung, untuk memberikan jawaban sesuai dengan apa yang diharapkan LMP dan Brigez.

“Tadi kita sepakat kita berikan kelonggaran waktu kesempatan dari pihak Samsung dan pengelola untuk satu minggu. Tapi ketika nanti tidak ada jawaban ataupun kabar baik sesuai apa yang kami harapkan, kami akan turun dan pastikan Brigez satu Jawa barat akan tumpah di depan PT Samsung,” tandasnya. (***)

Facebooktwittermail

About admin

Check Also

Antisipasi Banjir, Karang Taruna Sukajaya Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Fakta Bekasi, KABUPATEN BEKASI— Dalam upaya pencegahan berkembangnya berbagai macam penyakit dan mengatasi terjadi banjir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *