Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Bangun Mess Kejaksaan OK, Bangun Gedung Sekolah Entar Dulu
Share
Sign In
Notification
Latest News
Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia
Pemerintahan
Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Pemerintahan
Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan
Pemerintahan
Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri
Pemerintahan
Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Bangun Mess Kejaksaan OK, Bangun Gedung Sekolah Entar Dulu

Bangun Mess Kejaksaan OK, Bangun Gedung Sekolah Entar Dulu

admin Published 30/09/2025
Share
3 Min Read
Gudang aset dan mess Kejaksaan Negeri Cikarang

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Pemkab Bekasi melalui Dinas Cipta Karya membangun Gudang aset dan mess Kejaksaan Negeri Cikarang dengan anggaran Rp6 Miliar. Pembangunan mess tersebut menelan anggaran lebih besar dibanding pembangunan ruang kelas baru SD yang berkisar Rp4,8 Miliar dan rehab SD sedang dan berat yang hanya berkisar Rp3,4 Miliar.

Sementara, efisiensi diseluruh anggaran Pemkab Bekasi menjadi bertolak belakang dengan dibangunnya mess kejaksaan yang urgensinya lebih diutamakan, dibanding memperbaiki gedung sekolah yang rusak, efisiensi Teknologi Informasi sekolah dan pengadaan meubeler yang lebih dibutuhkan sekolah.

Menyikapi hal ini, Politisi Hanura Agus Nur Hermawan mengatakan, Pembangunan mess kejaksaan dirasa belum penting saat ini. Pemkab Bekasi harus lebih memprioritaskan Pembangunan yang memiliki manfaat lebih besar. Apalagi, efisiensi anggaran dari pusat hingga ke daerah memaksa pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan yang bisa berdampak langsung.

“Kami menilai pembangunan mess kejaksaan belum penting, karena masih banyak gedung sekolah yang rusak, sekolah yang kekurangan ruang kelas dan meubeler. Kalau Rp6 miliar, itu bisa bangun 10 ruang kelas baru lengkap dengan meubelernya. Sementara mess kejaksaan urgensinya apa?,” tanya Agus.

Agus menambahkan, pembangunan mess dan gudang aset kejaksaan diduga sarat kepentingan. Pasalnya, pekerjaan ini tidak termasuk dalam jargon bupati terpilih, yakni Bangkit, Maju, Sejahtera. Tidak hanya pemanfaatan fungsinya, hasil pekerjaannya pun harus diawasi karena diduga ada pekerjaan yang secara speknya tidak sesuai perencanaan.

“Masyarakat bisa menilai mana yang prioritas mana yang enggak. Kalau hasil pekerjaannya perlu dievaluasi, karena diduga ada yang tidak sesuai dengan perencanaan,” kata Agus.

Ketua Umum LSM Barisan Rakyat Bersatu (BARA) Nurjaya mengatakan, pihaknya akan meminta Dinas Cipta Karya dan Inspektorat untuk mengecek hasil pekerjaan. Sebab, Pembangunan mess senilai Rp6 miliar tersebut diduga terjadi mark up anggaran dan pengurangan spek. LSM BARA juga akan meminta jawaban kepada Kejari Cikarang terkait pembangunan mess tersebut.

“Dinas Cipta Karya dan Inspektorat harus mengecek hasil pekerjaan mess kejaksaan. Kami menilai ada dugaan pengurangan spek dan unsur mark up anggaran. Kejaksaan Negeri sebagai user nantinya juga harus melihat, apakah pekerjaannya sesuai atau memang ada spek yang dikurangi,” ujar Nurjaya. (***)

You Might Also Like

Daftar Hak Pilih BPD Sumberjaya Diduga Disembunyikan Panitia

Kementerian ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

Mudik Lebih Tenang, Pantau Proses Pemberkasan di Kantah Hanya dari Genggaman Tangan

Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

admin 30/09/2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Mahasiswa Desak Bupati Pecat Direksi BUMD Terduga Penipu
Next Article BPPM dan IKA FH Desak KPM Pecat Dirus Perumda, Langgar Batas Usia

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Minta KPK Panggil DH Sebelum Berangkat Haji
Pemerintahan 28/04/2026
Kepala BPN Kab. Bekasi Siap Mendukung Pembangunan Rusun Bersubsidi untuk Masyarakat
Pemerintahan 01/04/2026
Dirum Perumda TB Pekerjakan ‘Tuyul’
Pemerintahan 01/04/2026
Netizen Pelanggan PDAM Tarumaja Serang Medsos Perumda TB
Pemerintahan 01/04/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?