Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19
Share
Sign In
Notification
Latest News
P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel
Pemerintahan
Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional
Pemerintahan
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pemerintahan
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Pemerintahan
PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19

Dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi Paparkan Upaya Maksimal Cegah Penyebaran Covid-19

admin Published 05/09/2020
Share
3 Min Read

Fakta Bekasi, CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil dan Bupati Karawang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri melakukan Konsolidasi Penguatan Penanganan Covid-19 yang terjadi pada sektor industri di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Bupati Bekasi menyampaikan, saat ini pihaknya bukan hanya sekadar melakukan pencegahan, tetapi juga melakukan penanganan yang dilihat dari hasil evaluasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi. Serta, berbagai upaya juga telah dilakukan bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bekasi.

“Tadi telah kita lihat bersama, bahwa di daerah industri memang peningkatanya begitu cepat. Setelah libur Idul Adha ini memang gerakan terhadap penularan ini luar biasa. Kami senantiasa, terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan dalam sektor industri. Tadi juga kita lihat, protokol kesehatannya di industri juga sudah luar biasa,” ungkapnya, Jumat (4/9/2020).

Eka mejelaskan, selama satu minggu terakhir telah terjadi kasus positif sebanyak 544 di Kabupaten Bekasi. Hal itu terlihat setelah adanya kontribusi yang dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan swab secara mandiri. Pihaknya juga mengaku telah membuat Satuan Tugas (Satgas) terkait penanganan Covid-19 di wilayahnya. Dengan membentuk ‘Mang Jaka’ atau Masyarakat Jaga Kampung.

“Pencegahan ini yang harus betul-betul kita lakukan dengan baik, termasuk penanganannya. Ini tidak hanya berdampak di perusahaan saja, tapi juga di lingkungan tempat tinggalnya. Upaya kita membentuk Satgas di masing-masing lingkungan dengan membentuk Mang Jaka atau Masyarakat Jaga Kampung,” jelasnya.

Sementara itu, dalam keterangan persnya dihadapan media, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, protokol kesehatan yang ada di sektor industri sudah dilakukan dengan baik. Namun menurutnya, pola pekerja setelah pulang ke rumah kurang termonitor dengan baik.

“Klaster di Industri ini ternyata sangat serius, sehingga kita akan mengkonsolidasikan. Setelah di monitor, protokol ditempat kerja sangat baik dan ketat. Salah satu simpulannya adalah, pola perilaku sepulang kerja kurang termonitor dengan baik, dari tempat industri yang telah ketat protokol kesehatan. Oleh karena itu, saya menugaskan semua kepada gugus tugas, semua karyawan harus mengisi absen dan buku harian untuk mengisi dia kemana saja pada hari itu,” ungkapnya.

Dirinya juga menuturkan, tes PCR harus dilakukan secara mandiri oleh masing-masing perusahaan. Serta, menyarankan untuk meniadakan ruang merokok karena dinilai memiliki resiko terhadap penyebaran Covid-19. Lalu, setiap perusahaan diharapkan memiliki ruang isolasi sendri.

“Tes PCR juga harus dilakukan, yang dilakukan secara mandiri, namun jika belum memungkinkan dapat melakukan rapid. Untuk pabrik memiliki ruang isolasi sendiri, perhatikan ventilasi, dan meniadakan ruangan merokok,” terangnya.

Di akhir, Emil begitu sapaan akrabnya mengungkapkan, alat-alat yang ada di Gugus Tugas Pemprov Jabar dapat digunakan untuk penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Dan juga, dari wilayah lain akan dikerahkan untuk mempercepat penanganannya. (FB)

You Might Also Like

P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel

Gebrak 2026 Vol.2, Belasan Peserta Adu Olahan Ikan Gabus Menuju Pasar Internasional

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

PC DMI Kecamatan Tambun Selatan Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

admin 05/09/2020
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Gubernur Jawa Barat Lakukan Konsolidasi Penanganan Covid
Next Article 48 Tonase Sampah Berhasil Diangkat Dari Kali Cikarang

Paling Banyak Dibaca

P3MD Kemendes Ingatkan Kades Terpilih di Bekasi: Jalankan Amanah secara Transparan dan Akuntabel
Pemerintahan 22/09/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?