JAKARTA – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar International Muslim Youth Forum (IMYF) 2026 pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Senayan, Jakarta. Mengusung tema “Beyond Borders: Empowering Muslim Youth for Global Collaboration, Peace and Sustainable Development”, kegiatan ini menjadi wadah pertemuan strategis bagi generasi muda dari berbagai negara.
Forum ini mempertemukan delegasi pemuda, aktivis, akademisi, dan pemimpin organisasi lintas negara untuk memperkuat jejaring kerja sama, membangun dialog perdamaian, serta mendorong kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab tantangan global.
Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi Khalifatullah, menyatakan bahwa IMYF 2026 menjadi momentum penting bagi pemuda Muslim dunia untuk melampaui batas geografis dan membangun kolaborasi yang nyata.
“Forum ini menjadi ruang di mana pemuda tidak hanya berperan sebagai pewaris masa depan, tetapi juga aktor utama yang dapat membentuk arah dunia hari ini. Diplomasi tidak hanya menjadi tugas negara, tetapi juga harus dijalankan oleh pemuda melalui dialog, kerja sama, dan aksi nyata,” ujar Jundi.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta sepakat menegaskan bahwa isu Palestina merupakan masalah kemanusiaan dan keadilan global yang harus terus menjadi perhatian dunia. Forum ini secara tegas menyuarakan dukungan penuh terhadap hak-hak rakyat Palestina, menuntut penghentian kekerasan serta pelanggaran hak asasi manusia, sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan lintas bangsa.
“Dari Indonesia, kami ingin mengirimkan pesan bahwa solidaritas terhadap Palestina, komitmen pada perdamaian, dan kerja sama global harus terus diperjuangkan oleh generasi muda di mana pun berada,” tegasnya.
Selain isu kemanusiaan, forum juga membahas peran pemuda dalam resolusi konflik, penguatan toleransi sosial, pencegahan radikalisme, hingga pengembangan kepemimpinan global. Kerja sama di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan sosial, lingkungan hidup, serta inovasi digital menjadi fokus utama yang didorong dalam pertemuan ini.
Sebagai hasil pertemuan, IMYF 2026 melahirkan Deklarasi IMYF 2026, yang memuat komitmen bersama untuk memperjuangkan perdamaian dunia, memperkuat solidaritas terhadap Palestina, menjalin kerja sama internasional, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Deklarasi ini juga menjadi landasan bagi penguatan jaringan antarkomunitas pemuda yang berkelanjutan.
Salah satu perwakilan dari Bangladesh, Nurul Islam, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini. Menurutnya, kehadiran pemuda dari berbagai negara seperti Indonesia, Turki, Malaysia, dan Pakistan membuka ruang untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan pemberdayaan pemuda.
“Kami berharap forum ini tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga mempererat hubungan baik dan membantu menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di negara masing-masing,” pungkas Nurul. (***)