Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: RK dan Sudrajat Adu Gagasan dan Komitmen
Share
Sign In
Notification
Latest News
Lewat Etalase UMKM Lokal, Lippo Cikarang Dukung UMKM dan Kemandirian Ekonomi Lokal
Bisnis Pemerintahan
Gerindra Usul Pansus PAD, Soroti Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kab. Bekasi
Pemerintahan
Sampaikan Orasi Kebangsaan di Rakor Regional KAHMI, Menteri Nusron: Penting untuk Mengambil Keputusan secara Adil
Pemerintahan
Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan
Pemerintahan
Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara, Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Politik > RK dan Sudrajat Adu Gagasan dan Komitmen

RK dan Sudrajat Adu Gagasan dan Komitmen

admin Published 28/03/2018
Share
3 Min Read

Faktabekasi.com, CIKARANG UTARA-Dalam dialog Adu gagasan itu tertuang dalam acara bertajuk Dialog Industri yang digelar President University Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Sudrajat mendapat kesempatan pertama berdialog bersama kalangan pelaku industri.

Pada kesempatan tersebut, Cagub nomor urut 1 yang juga mantan Wali Kota Bandung memaparkan salah satu programnya yakni mendigitalisasi semua aspek kehidupan.

“Warga Jawa Barat itu rata-rata melihat smarphone-nya itu lima jam setiap hari, maka kenapa tidak dimanfaatkan di bidang ekonomi. Saya sangat bersemangat menjadikan Jawa Barat sebagai daerah dengan digitalisasi nomor satu. Di sektor ekonomi digitalisasi ini dapat memangkas biaya-biaya yang tidak perlu,” ucap Ridwan Kamil.

Ridwan pun turut menjelaskan tentang upah minum di setiap daerah yang kerap menjadi pertentangan. Menurut dia, perlu ada penekanan biaya hidup para pekerja.

“Kaum pekerja ingin upah naik karena kebutuhan naik, sedangkan pengusaha kalau upah naik mengancam akan mencabut investasi. Maka solusinya bagaimana kebutuhan pekerja ini bisa dipangkas. Contoh kecil, biaya transportasi buruh dari tempat tinggal ke tempat kerja, kenapa tidak disediakan bis gratis. Solusi seperti ini sebenarnya bisa dilakukan,” ucapnya.

Sementara itu, Sudrajat membahas tentang minimnya kewenangan pemerintah provinsi di bidang industri. Menurut dia, seluruh program dicanangkan oleh pusat sedangkan daerah hanya bisa mengikutinya. Untuk itu, perlu ada daya tawar agar provinsi dapat turut serta menentukan nasibnya.

“Seperti pusat yang mencanangkan daerah utara Jawa Barat untuk sektor industri otomotif dan selatan untuk perikanan dan pengolahan hasil alam. Kita di provinsi tidak diberi tahu, tiba-tiba program harus dilaksanakan. Hal seperti ini harus diperbaiki, kita harus lebih proaktif berkomunikasi dengan pusat mana yang harus dilakukan serta kita harus mendapat hal lebih dari sekedar menjalankan program,” ucapnya.

Sudrajat juga membahas terkait isu lingkungan imbas dari industri. Saat ditanya oleh peserta terkait sikap tegas dirinya terhadap pencemaran lingkungan di Rancaekek Kabupaten Bandung, dia mengaku bakal menganilisisnya. Termasuk banyaknya industri yang tidak membayar pajak air tanah.

“Jika memang itu berasal dari industri, tentu harus ada sikap tegas. Termasuk pajak air tanah, apakah memang itu kewenangan provinsi atau seperti apa. Yang jelas aturan itu harus ditegakkan,” ucapnya.

Dialog Industri yang digelar oleh President University ini rencananya akan kembali digelar pada pekan kedua April. Dialog episode kedua bakal menghadirkan dua kandidat lainnya yakni Tubagus Hasanudin dan Deddy Mizwar. (fb)

You Might Also Like

DPD Golkar Kab. Bekasi Qurban 2 Ekor Sapi dan 1 Kambing di Area Bakal Kantor Barunya

Bukber DPC PDI Perjuangan Kab. Bekasi di Hadiri Rieke Diah Pitaloka

Selama Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Kab. Bekasi Mencatat Hasil Pengawasan, Pencegahan dan Dugaan Pelanggaran

Gelar Workshop, Demokrat Kab. Bekasi Siap Mendukung Pemerintahan Kedepan

Tim Pemenangan Dani- Romli Ajak Masyarakat Kab. Bekasi Tunggu Hasil Penghitungan Resmi KPU

admin 28/03/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dua Cagub Jabar Adu Gagasan dalam Dialog Industri
Next Article Tertutup, Pembentukan Panitia BPD dan Pilkades Sukadarma diduga Bemuatan Politik

Paling Banyak Dibaca

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025
Bisnis 30/07/2025
Luncurkan Pelatihan Macrame, Lippo Cikarang Dukung Penuh UMKM Kabupaten Bekasi
Bisnis Pemerintahan 30/07/2025
Menteri Nusron Tegaskan Target Sertipikasi Wakaf hingga 2028
Pemerintahan 06/08/2025
Tumbangkan Lawan Tangguh, Mandala Raih 2 Medali Perunggu Copa Da Indonesia 2025
Olahraga 09/08/2025
Terima Kunjungan DPD RI, Pemkab Bekasi Usulkan Penambahan DAU
Pemerintahan 11/08/2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?