Thursday , 25 April 2019

Tertutup, Pembentukan Panitia BPD dan Pilkades Sukadarma diduga Bemuatan Politik

Facebooktwittergoogle_plusmail

Faktabekasi.com, SUKATANI–Panitia Pengisian BPD dan Panitia Pilkades Sukadarma diduga sudah diatur dan sangat kental muatan Politik untuk kepentingan calon tertentu, sehingga terkesan tertutup semua informasi untuk masyarakatnya, baik regulasi dari awal pembentukan panitia Pengisian BPD maupun terhadap rencana pemilihan Pilkades yang akan digelar secara serentak ditahun 2018 ini.

Bahkan salah satu tokoh pemuda Desa Sukadarma, Moch Eka Noviandi yang juga Humas LSM GMBI Kabupaten Bekasi. mengaku, sangat prihatin terhadap persoalan kepanitian pengisian BPD Sukadarma terkesan tertutup bagi umum, bahkan sudah terbentuk tampa diketahui publik.

Dirinya mencurigai adanya dugaan kuat kalau panitia tersebut hanya orang titipan untuk memuluskan rencana pengisian BPD yang baru, sehingga akan di isi oleh orang- orang pilihan dari salah pihak calon tertentu yang akan maju kembali bertarung dalam pilkades nanti.

“Ini bahaya kalau dibiarkan seperti ini, gimana mau ngasih contoh kemasyarakat untuk demokrasi secara terbuka jika diawali dengan pembentukan kepanitian dengan tampa diketahui masyarakat luas,” ujarnya.

Bahkan jika hal tersebut menurut Dia, akan memicu ketidak percayaan masyarakat terhadap indenpedensi panitia tersebut tampa ada kepentingan unsur politik untuk menguntungan salah satu pihak saja,sehingga kalau hal tersebut di biarkan akan memicu konplik baru di masyarakat.

“Saya berharap pak camat Sukatani dapat bertindak tegaslah dan memberikan pembinaan dan pengawasan secara serius agar persoalan di Sukatani dan khususnya di desa sukadarma kedepanya bisa kondusif dan terjaga netralisasinya sebagai panitia pengisian BPD maupun panitia Pilkades nantinya,” ucapnya.

Selain hal tersebut, dia sebagai salah satu masyarakat Desa Sukadarma dan bagian dari tugas sosial kontrol mengajak semua elemen masyarakat untuk sama- sama mengawasi dan melaporkan setiap adanya dugaan potensi kecurangan menuju pilkades yang berdemokrasi, jujur dan adil, sehingga bisa menghasilkan calon pemimpin desa yang berkualitas dan punya jiwa peduli dalam rangka memajukan desa dan masyarakatnya. (fb)

Facebooktwittergoogle_plusmail