Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Warga Cibuntu Keberatan Akses Jalan Ke Masjid Dipotong Pengembang
Share
Sign In
Notification
Latest News
Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors
Pemerintahan
PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat
Pemerintahan
FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintahan
Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati
Pemerintahan
Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Warga Cibuntu Keberatan Akses Jalan Ke Masjid Dipotong Pengembang

Warga Cibuntu Keberatan Akses Jalan Ke Masjid Dipotong Pengembang

admin Published 11/07/2018
Share
1 Min Read

Fakta Bekasi, CIBITUNG–Lantaran pihak pengembang berencana memotong akses jalan ke Masjid Al Huda, warga RT 002/10, Desa Cibuntu, Cibitung, keberatan dengan pembangunan perumahan, Selasa (10/7).

Menurut pengembang melakukan pengurukan tanah tersebut dengan dalih akan dipindahkan ke empang milik Pemda.

“Di bawah naungan PT Alvita Putra Pratama akan melakukan pengerukan tanah sedalam 2 meter. Ini tentu akan memutus akses jalan warga ke Mesjid. Katanya ada jalan nanti di bawah. Tapi nanti kalau hujan akan kebanjiran. Kita kan mau ibadah,” kata Sumarja tokoh desa setempat.

Selain itu warga juga merasa keberatan dengan penggantirugian tanah yang ditawarkan pengembang.  Pengembang menghargai tanah tersebut beserta bangunannya Rp800 ribu per meter.

“Sekarang bayangkan. Bila kita diganti dengan segitu.  Mana dapat lagi tanah di luar sana.  Di luar sana harganya udah ga dapat minimal Rp1, 5 juta. Kami pinta harga yang layak,” lanjut Marja.

Timpan warga lain, Main, “Kalau sudah dikeruk kan nanti warga sekitar resah.  Ada pembangunan mau ga mau warga jual murah.  Kan kita tergencet sana-sini,” tandasnya. (fb)

You Might Also Like

Bangun Kolaborasi dengan Dunia Industri, KNPI Kab. Bekasi Kunjungi PT Wuling Motors

PP KAMMI Kecam Kenaikan Harga Pertamax, Berpotensi Memicu Inflasi dan Menambah Beban Hidup Rakyat

FKHR EJIP, Manajemen EJIP dan LPM Mitra Industri Sukaresmi Sepakati Empat Program Prioritas Pemberdayaan Masyarakat

Gara-Gara Ruislag Aset Desa Mekarwangi Diduga Tabrak Permendagri, Aktivis Siap Lapor Kejati

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

admin 11/07/2018
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 9 Warga Cikarang Timur Diduga Keracunan ES Kepal Milo
Next Article Tangkap Pengedar Narkoba, Polisi Amankan Senpi Rakitan Milik Tersangka

Paling Banyak Dibaca

Ngeyel, SDN 02 Waluya Masih Wajibkan Siswa Berenang
Pemerintahan 22/05/2026
Bikin Bangga! Dua Pemain Muda Kab. Bekasi Tembus Timnas Pelajar U-15 untuk Berlaga di Malaysia
Olahraga 28/05/2026
SDN 02 Waluya Wajibkan Siswa Berenang, Ortu Siswa Mengeluh
Pendidikan 18/05/2026
OIBO 2026, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Raih 2 Emas, 4 Perak, dan 1 Perunggu
Pendidikan 22/05/2026
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Pemerintahan 14/05/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?