Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Reading: Waspadai Kesehatan Hewan Qurban, Begini Caranya
Share
Sign In
Notification
Latest News
Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban
Pemerintahan
Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah
Pemerintahan
Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan
Pemerintahan
Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?
Pemerintahan
Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai
Pemerintahan
Aa
Aa
Fakta Bekasi
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Search
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.
Fakta Bekasi > Blog > Pemerintahan > Waspadai Kesehatan Hewan Qurban, Begini Caranya

Waspadai Kesehatan Hewan Qurban, Begini Caranya

admin Published 30/08/2017
Share
2 Min Read

FAKTABEKASI.COM– Masyarakat diminta memerhatikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum membelinya. Soalnya, di Kabupaten Bekasi, ditemukan seekor sapi kurban dalam kondisi sakit. Sapi tersebut mengalami demam sehingga dilarang diperjualbelikan.

“Kami temukan satu sapi dalam kondisi sakit di daerah Tambun. Kondisinya tidak layak jual, tidak layak konsumsi sehingga kami larang agar tidak dijual,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Abdullah Karim.

Menjelang Idul Adha, penjual hewan kurban marak ditemukan di sejumlah tempat. Apalagi di sepanjang jalur pantura, para pedagang berjajar di sepanjang perbatasan Karawang hingga Kota Bekasi.

Menurut Karim, para pedagang tersebut mayoritas pedagang musiman dari luar Kabupaten Bekasi. Tanpa izin, mereka menjajakan hewan kurban di trotoar jalan. Karim menyatakan, Dinas Pertanian telah menerjunkan 12 tim yang bertugas memeriksa hewan kurban yang didagangkan tersebut. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada bilamana ditemukan hewan sakit.

“Untuk yang di jalur pantura semuanya sudah kami periksa, dan ditemukan satu di daerah Tambun. Namun, karena banyaknya pedagang dari luar dan tidak lapor ke kami, jadi kami minta masyarakat untuk mewaspadai bila ada hewan yang sakit. Karena kan banyak peminatnya, dikhawatirkan pedagang yang hewannya sudah diperiksa tapi menambah hewan baru yang belum diperiksa,” kata dia.

Karim menjelaskan, cara mengetahui kondisi hewan dapat dilihat dari fisiknya. “Hewan yang sehat yang lincah geraknya, bukan diam terus kayak yang murung. Kemudian lihat dari bulunya tidak kusam, mulut hewan tidak berlendir dan kotoran normal, itu tandanya sehat. Kalau misalkan merah, itu patut diwaspadai,” tandasnya. (FB)

You Might Also Like

Hiace NPCI Digadai, AR dan SY Saling Lempar Jawaban

Gakkum DLH Tunggu Laporan Yayasan Al Husiniyyatul Khoeriyyah

Limbah Domestik PO Bus Blue Star Cikarang Diduga Cemari Lingkungan

Ketua DPRD dan Ketua Komisi 1 Dapat Jatah Bulanan dari Perumda TB?

Kadispora : Kendaraan NPCI Tidak Boleh Digadai

admin 30/08/2017
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Satnarkoba Polrestro Bekasi Bekuk Oknum Anggota Polres Karawang
Next Article Daryanto Resmi Jabat Plt Kadis PUPR

Paling Banyak Dibaca

Minggu Ini, Alumni GMNI Bekasi Surati KPK
Pemerintahan 07/04/2026
Alumni GMNI Bekasi Bakal Surati KPK
Pemerintahan 28/03/2026
Tertulis Dalam BAP, Diduga Dirum Perumda TB Setor Uang ke HMK
Pemerintahan 27/03/2026
Alumni GMNI Minta KPK Segera Panggil Dirum Perumda TB
Pemerintahan 30/03/2026
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Pemerintahan 25/03/2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Fakta Bekasi
Follow US

© 2024 Fakta Bekasi Media. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?